Dorong Transisi Hijau, Maybank Indonesia Perkuat Strategi Keberlanjutan dan Tekan Emisi Karbon

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Apr 2026, 16:14
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Andy F Noya dan Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan Andy F Noya dan Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan (Dok. NTV)

Ntvnews.id, Jakarta - Komitmen sektor perbankan terhadap isu lingkungan kembali ditegaskan melalui langkah berkelanjutan yang terus diperkuat oleh PT Bank Maybank Indonesia Tbk. Bank ini menempatkan transisi hijau sebagai bagian penting dari strategi bisnisnya, seiring meningkatnya tuntutan global terhadap pembangunan rendah karbon dan perlindungan lingkungan.

Upaya tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari arah jangka panjang perusahaan dalam mendorong transformasi ekonomi yang lebih berkelanjutan. Transisi hijau sendiri mencakup perubahan menyeluruh, baik dari sisi ekonomi maupun sosial, guna menjawab tantangan perubahan iklim dan menjaga kelestarian lingkungan.

Head of Sustainability, Maria Trifanny Fransiska, menegaskan bahwa kredibilitas dalam menjalankan agenda keberlanjutan harus dimulai dari internal perusahaan. Ia menjelaskan bahwa strategi pengelolaan lingkungan difokuskan pada penguatan data emisi agar pelaporan lebih akuntabel, serta percepatan transisi energi sebagai fondasi utama kebijakan operasional.

Namun, perhatian tidak hanya tertuju pada aktivitas internal. Perusahaan juga menilai bahwa dampak terbesar terhadap iklim justru berasal dari portofolio pembiayaan. Karena itu, pendekatan dekarbonisasi dilakukan secara menyeluruh, mencakup operasional hingga pembiayaan, dengan metode yang terukur dan berbasis data ilmiah. Transisi menuju ekonomi rendah karbon juga diarahkan agar tetap inklusif, sehingga masyarakat dapat ikut berperan dalam proses tersebut.

Baca Juga: Pramono Kunker ke 3 Negara, Perkuat Kemitraan Strategis Menuju Top 50 Global City 2030

Sepanjang 2025, berbagai capaian dicatat dalam upaya menekan emisi dan memperkuat keberlanjutan. Salah satunya melalui penyelenggaraan Maybank Marathon ke-14 yang mengintegrasikan 27 inisiatif ramah lingkungan. Kegiatan ini juga didukung program “Jejak Hijau Desa Sanding” yang selaras dengan target Bali menuju Net Zero 2045, serta peluncuran kalkulator jejak karbon sebagai langkah menuju ajang marathon netral karbon pada 2030.

Program Jejak Hijau sendiri dikembangkan sebagai gerakan jangka panjang dengan tahapan bertahap. Dimulai dari fase penghitungan emisi pada 2025, program ini dirancang berkembang hingga fase “Merayakan Jejak Hijau” pada 2030. Inisiatif ini muncul sebagai respons atas meningkatnya tekanan perubahan iklim dan kebutuhan percepatan transisi ekonomi rendah karbon.

Selain itu, inisiatif pemberdayaan masyarakat juga diperluas melalui program MERASA yang dijalankan bersama Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN). Program ini menyasar kelompok perempuan di Kampung Merasa, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, dengan pendekatan agroforestri. Para petani kakao mendapatkan pendampingan untuk meningkatkan produktivitas lahan sekaligus menjaga kawasan hutan dari alih fungsi.

Baca Juga: Menkeu Tegaskan Belum Ada Pajak Baru Sebelum Daya Beli Membaik

Di sisi operasional, pencapaian pengurangan emisi juga menunjukkan hasil signifikan. Hingga 2025, emisi dari kegiatan operasional berhasil ditekan lebih dari 30 persen dibandingkan baseline 2019, melampaui target yang telah ditetapkan. Budaya keberlanjutan di internal perusahaan turut terlihat dari ratusan ribu jam aktivitas karyawan yang berfokus pada isu lingkungan, termasuk penanaman ribuan bibit pohon.

Momentum Hari Bumi 2026 yang mengusung tema Our Power, Our Planet semakin mempertegas arah kebijakan tersebut. Maybank Indonesia menempatkan dirinya tidak hanya sebagai institusi keuangan, tetapi juga sebagai katalis dalam upaya mitigasi perubahan iklim dan perlindungan lingkungan.

Sebagai bagian dari jaringan regional, langkah ini juga diarahkan untuk memperkuat kontribusi di tingkat ASEAN, termasuk melalui pengembangan solusi keuangan berkelanjutan dan dukungan terhadap transformasi ekonomi hijau. Maria menegaskan bahwa kolaborasi dan konsistensi menjadi kunci dalam menciptakan dampak nyata bagi masa depan yang lebih lestari.

x|close