Ntvnews.id , Jakarta -
Program ini bertujuan meningkatkan pemanfaatan energi surya di sektor rumah tangga dan industri, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.
Baca Juga: Pemerintah Percepat Pembangunan PLTS untuk Kurangi Ketergantungan Energi Fosil
Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) per Senin, 21 April 2026, kapasitas PLTS atap di Indonesia telah mencapai 1,3 GW, dengan kapasitas terpasang sebesar 0,9 GW.
Pemanfaatan PLTS atap dinilai memiliki berbagai manfaat, antara lain mendukung target nol emisi pada 2060, meningkatkan ketahanan energi nasional, serta mendorong peralihan menuju energi terbarukan.
Berikut Infografiknya:
Program 1,3 GW pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap diluncurkan pada Selasa (21/4) untuk meningkatkan pemanfaatan panel surya serta mempercepat transisi energi di tanah air. (Antara)
(Sumber: Antara)
Program 1,3 GW pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap diluncurkan pada Selasa (21/4) untuk meningkatkan pemanfaatan panel surya serta mempercepat transisi energi di tanah air. (Antara)