Ntvnews.id, Jakarta - Musisi senior sekaligus vokalis KLa Project, Katon Bagaskara, menceritakan kondisi saat terdampar di Bandara Internasional Cointrin Jenewa, Swiss, pada 7 September 2026. Katon tertahan setelah pihak maskapai Etihad Airways menolak permintaannya untuk melakukan proses check-in menuju Jakarta.
Katon menjelaskan bahwa penolakan tersebut didasari oleh kebijakan maskapai terkait penutupan Bandara Internasional Soekarno-Hatta akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Pihak Etihad Airways menilai Katon tidak memiliki visa transit yang diperlukan untuk tinggal di Abu Dhabi selama menunggu kepastian jadwal penerbangan ke Indonesia.
"Halo guys, gue mau kasih tahu gue terdampar di Geneva Airport. Harusnya gue berangkat ke Abu Dhabi, transit di sana, baru ke Cengkareng," ujar Katon melalui unggahan di media sosialnya, 8 September 2026.
Katon mengungkapkan adanya ketidaksinkronan informasi antara sistem daring maskapai dengan petugas di lapangan. Menurutnya, status penerbangan di situs resmi Etihad masih tercatat normal dan dijadwalkan lepas landas pada hari yang sama. Namun, petugas di bandara tetap menolak memberangkatkannya.
"Di webnya tetap tertulis normal harus take off hari ini. Etihad sendiri masih tetap buang badan dan enggak kasih kabar. Kita disuruh tunggu satu jam," lanjutnya.
Situasi ini memicu kepanikan bagi Katon dan kru setianya. Selain ketidakpastian mengenai nasib tiket yang terancam hangus, Katon juga mengkhawatirkan masa berlaku visa Swiss miliknya yang akan segera berakhir. Ia membutuhkan bukti resmi pembatalan atau penundaan dari maskapai agar bisa mengurus perpanjangan izin tinggal sementara di Swiss.
Menghadapi kebuntuan tersebut, pelantun lagu Negeri di Awan ini tengah berupaya menjalin komunikasi dengan otoritas diplomatik Indonesia.
"KBRI lagi dikontak-kontak. KBRI Geneva maupun KBRI di Abu Dhabi. Semoga segera ada solusi," tulis Katon dalam kolom komentar unggahannya.
Ia juga melayangkan permohonan bantuan secara terbuka kepada rekan-rekannya di tanah air yang memiliki akses atau koneksi ke pihak Etihad Airways Indonesia untuk membantu mediasi masalah ini.
"Tolong teman-teman yang ada koneksi di Etihad Indonesia, mohon bantuannya ya. PLIS DONG TEMAN-TEMAN BANTUIN YA," tulisnya dengan nada mendesak.
Katon Bagaskara diketahui telah berada di Swiss sejak akhir Agustus 2026. Kedatangannya ke negara tersebut adalah untuk memenuhi undangan pertunjukan musik yang digelar di Musikschule Konservatorium, Bern, pada 30 Agustus 2026.
Katon Bagaskara (Instagram)