Ntvnews.id, Jakarta - Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD) terus bergerak melestarikan tradisi lokal agar diakui secara luas. Terbaru, KOOD mengusulkan sejumlah tradisi khas Betawi Depok masuk ke dalam kekayaan budaya Provinsi Jawa Barat.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum KOOD, Ahmad Dahlan, saat menerima kunjungan Pansus 12 DPRD Provinsi Jawa Barat di Rumah Budaya Depok, Rabu (4/2).
Dalam pertemuan tersebut, Ahmad Dahlan mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 ini, pihaknya telah mengajukan dua tradisi unik untuk ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB), yaitu:
Ngubek Empang: Tradisi menangkap ikan bersama-sama di kolam.
Potong Kebo Andil: Tradisi menyembelih kerbau secara kolektif menjelang hari raya.
"Kami ingin kebudayaan Betawi Depok menjadi kekayaan Jawa Barat yang diakui keberadaannya. Kedua tradisi ini orisinal dan belum ada di wilayah lain," ujar Ahmad Dahlan.
Tak hanya sekadar pelestarian, KOOD memiliki rencana besar untuk membawa Ngubek Empang ke ranah yang lebih formal. Rencananya, tradisi ini akan diusulkan sebagai salah satu cabang olahraga tradisional.
Untuk mewujudkan hal tersebut, KOOD bersinergi dengan Persatuan Olahraga Tradisional Indonesia (Portina) dan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi).
"Kami akan segera melakukan uji coba ke sekolah-sekolah. Tujuannya agar tradisi ini bisa diakui secara internasional dan diperlombakan di tingkat nasional," tambah Dahlan optimis.
Langkah ini disambut baik oleh DPRD Jabar sebagai upaya memperkuat identitas budaya di tengah modernisasi kota Depok.
Baca Juga: Ambulance untuk Warga Depok
Lestarikan Budaya Lokal, KOOD Ajukan 'Ngubek Empang' Jadi Warisan Budaya Takbenda (dok)