Ntvnews.id
“Karbohidrat akan diubah menjadi glukosa. Kalau glukosa dalam darah tinggi, tubuh memproduksi insulin lebih banyak. Insulin ini diproduksi oleh pankreas,” kata Rita saat dihubungi, Jumat, 20 Februari 2026.
Dosen kesehatan masyarakat di Universitas Faletehan Serang tersebut menjelaskan bahwa anggapan makan karbohidrat dalam porsi besar saat sahur dapat membuat tubuh lebih kuat tidak sepenuhnya benar. Justru, asupan yang berlebihan dapat memicu produksi hormon insulin secara meningkat.
Menurutnya, lonjakan insulin yang terlalu tinggi mendorong lebih banyak glukosa masuk ke dalam sel, yang kemudian berpotensi disimpan sebagai cadangan energi dalam bentuk lemak tubuh.
Selain berdampak pada pankreas, kadar gula darah yang tinggi juga memengaruhi kerja ginjal. Organ tersebut harus menyaring darah dengan kadar glukosa tinggi sehingga beban penyaringan meningkat.
“Semakin tinggi dan semakin kental darah dengan glukosa, semakin berat beban ginjal melakukan filtrasi,” ujar ahli gizi yang memperoleh gelar Magister Gizi dan Kesehatan di Universitas Gadjah Mada itu.
Baca Juga: Kenali 5 Tanda Tubuh Kelebihan Kafein Menurut Ahli Gizi!
Rita menambahkan, konsumsi karbohidrat berlebihan saat sahur juga dapat menimbulkan rasa lelah dan kantuk setelah makan.
Hal tersebut terjadi karena tubuh bekerja lebih keras dalam proses metabolisme, ditambah fluktuasi kadar gula darah yang tidak stabil.
Ketua konsultan menu SEA Games tahun 2012 itu menyarankan agar masyarakat memilih karbohidrat kompleks dalam jumlah wajar serta memperbanyak konsumsi sayuran dan protein rendah lemak saat sahur.
“Yang diutamakan sayur dan protein rendah lemak. Karbohidrat secukupnya saja,” katanya.
Baca Juga: Dokter: Karbohidrat Berlebihan Saat Sahur Bisa Picu Lapar Lebih Cepat
Bagi individu yang tengah menjalani program penurunan berat badan, ia merekomendasikan sumber karbohidrat dari buah seperti pisang atau umbi-umbian seperti kentang rebus dalam porsi terbatas.
Dengan pola makan sahur yang seimbang, kebutuhan energi tetap tercukupi tanpa membebani organ tubuh selama menjalani puasa.
(Sumber: Antara)
Ilustrasi Puasa (Baznas)