Pramono Segera Umumkan Tarif Baru Transjabodetabek Rute Blok M-Bandara Soetta

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Mei 2026, 13:35
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera mengumumkan tarif baru layanan Transjabodetabek khusus rute Bandara Soekarno-Hatta menuju Blok M.

Menurutnya, evaluasi tarif dilakukan setelah masa uji coba layanan berjalan selama tiga bulan sejak pertama kali diluncurkan.

"Tarif TJ pada waktu saya secara resmi mencanangkan, pada waktu itu dikasih periode untuk tiga bulan. Dan tiga bulan kan belum selesai, baru akan selesai, dan segera akan kita putuskan untuk itu," ungkap Pramono di Jakarta Timur, Jumat, 8 Mei 2026.

Orang nomor satu di DKI tersebut menegaskan bahwa penyesuaian tarif nantinya hanya berlaku untuk rute Bandara Soekarno-Hatta–Blok M. Sementara itu, tarif layanan Transjakarta dan Transjabodetabek lainnya dipastikan tetap sama.

Adapun saat ini, tarif reguler Transjakarta masih berlaku Rp2.000 pada pukul 05.00-07.00 WIB dan Rp3.500 setelah pukul 07.00 WIB.

Baca Juga: Pramono Berencana Ubah Jam CFD Sudirman-Thamrin Jadi Lebih Pagi

Bus Transjabodetabek rute Blok M - Bandara Soeatta <b>(Ntvnews.id/Adiansyah)</b> Bus Transjabodetabek rute Blok M - Bandara Soeatta (Ntvnews.id/Adiansyah)

Baca Juga: Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Beroperasi, Pramono: Tarif Rp3.500 Tiga Bulan Ini

Menurutnya, rute menuju Bandara Soekarno-Hatta memiliki biaya operasional yang jauh lebih besar dibanding trayek lainnya.

"Kenapa yang Soekarno Hatta berbeda? Yang pertama karena jauh, perhentiannya banyak, parkir di sananya juga cost-nya lebih tinggi dibandingkan di tempat lain," terangnya.

Politisi PDI Perjuangan tersebut mengatakan, tingginya biaya operasional membuat pemerintah perlu menerapkan tarif khusus agar subsidi untuk layanan tersebut tidak terlalu besar.

Selain jarak tempuh yang panjang, armada khusus bandara juga membutuhkan fasilitas tambahan untuk menunjang kenyamanan penumpang.

Sebelumnya, pada 12 Maret 2026, Pemprov DKI Jakarta resmi meluncurkan rute baru Transjabodetabek SH2 dengan trayek Blok M-Bandara Soekarno-Hatta.

Rute tersebut melintasi 23 titik pemberhentian dengan estimasi waktu perjalanan sekitar 121 menit dan panjang lintasan mencapai 65,1 kilometer.

Sebanyak 14 unit bus disiapkan untuk melayani trayek tersebut dengan waktu tunggu atau headway sekitar 10 hingga 20 menit.

x|close