Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Malam ini Teheran Harus Terbakar!

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Jun 2026, 09:25
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Arsip - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara di markas militer Kirya di Tel Aviv, Israel, 1 Maret 2026. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Minggu bahwa angkatan udara Israel menyerang Teheran dengan "intensi Arsip - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara di markas militer Kirya di Tel Aviv, Israel, 1 Maret 2026. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada hari Minggu bahwa angkatan udara Israel menyerang Teheran dengan "intensi (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Ketegangan antara Israel dan Iran kembali meningkat setelah serangan rudal yang dilancarkan Iran menghantam wilayah utara Israel pada Minggu malam. Serangan tersebut memicu kemarahan keras dari kalangan pejabat keamanan Israel, yang langsung menyerukan respons militer balasan secara cepat.

Iran menyebut rentetan serangan rudal itu sebagai bentuk balasan atas kampanye pengeboman militer Israel yang masih berlangsung di Lebanon, termasuk serangan terbaru di pinggiran selatan Beirut.

Di tengah eskalasi tersebut, Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir meluapkan kemarahannya atas serangan yang terjadi. Ia menegaskan bahwa Israel harus segera membalas tindakan Iran.

“Malam ini Teheran harus terbakar!” katanya dalam sebuah unggahan singkat yang ditulis dalam bahasa Ibrani di X, Senin (8/6/2026).

Sementara itu, militer Israel atau IDF menyatakan bahwa Kepala Staf Umum tengah melakukan penilaian situasi pascaserangan. Dalam pernyataannya di Telegram, IDF menyebut Letnan Jenderal Eyal Zamir telah berkomitmen untuk merespons dengan kekuatan penuh setelah perintah diberikan.

Juru bicara IDF Brigadir Jenderal Effie Defrin menegaskan bahwa Iran telah melakukan kesalahan besar. Ia juga menyebut Israel tidak akan tinggal diam menghadapi serangan berulang.

Baca Juga: Pukul Pemain Lawan, Rafael Leao Dihukum Enam Laga di Piala Dunia 2026

“Militer Israel tidak akan membiarkan tembakan terus menerus dari Iran terhadap warga Israel,” katanya.

“Israel siap menghadapi kemungkinan tembakan tambahan,” ujarnya, seperti dilansir BBC.

Defrin juga menambahkan bahwa sistem pertahanan udara telah dikerahkan di seluruh wilayah Israel, sementara pimpinan militer terus mengevaluasi kondisi di lapangan pascaserangan tersebut.

Di sisi lain, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menanggapi eskalasi ini dengan mengaitkan serangan rudal ke Israel sebagai respons atas operasi militer Israel di Lebanon, termasuk di wilayah selatan Beirut. IRGC menyebut bahwa tindakan Israel telah melampaui batas yang mereka tetapkan.

Baca Juga: Pemotor Tewas Terlindas Truk di Kawasan Indotaisei

“Jika kejahatan di wilayah Dahieh di Beirut meluas, kami akan menyerang target di wilayah pendudukan,” kata komando militer gabungan tertinggi IRGC.

Pernyataan serupa juga datang dari Jenderal Ali Abollahi, kepala komando Khatam al-Anbiya Iran, yang menegaskan bahwa Iran akan merespons setiap perluasan serangan Israel terhadap Lebanon.

“Tentara Israel harus menghentikan serangannya di Lebanon selatan dan pinggiran kota, dan jika mereka memperluas serangannya ke wilayah itu atau menanggapi tindakan Iran, mereka akan menghadapi pukulan yang lebih dahsyat dan disesalkan,” kata Abollahi.

x|close