Ntvnews.id, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengapresiasi Polri yang berhasil membongkar praktik judi online (judol) jaringan internasional di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta. Menurut Anggota Komisi III DPR Habib Aboe Bakar Alhabsyi, pemberantasan judi online memang seharusnya menjadi salah satu perhatian Kepolisian.
"Kami di Komisi III DPR RI mendorong setiap langkah tegas Polri dalam memberantas judi online. Ini harus menjadi atensi serius karena judol telah menjadi salah satu penyebab dominan munculnya berbagai penyakit sosial di masyarakat," ujar Aboe, Senin, 11 Mei 2026.
Dirinya turut mengapresiasi Bareskrim Polri yang berhasil mengamankan 321 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam praktik judol.
"Saya mengapresiasi keberhasilan tim Bareskrim Polri yang telah mengungkap praktik judi online jaringan internasional di kawasan Hayam Wuruk dan mengamankan ratusan WNA yang diduga terlibat," kata Aboe.
Ia berharap, pengungkapan jaringan internasional di Hayam Wuruk itu menjadi momentum memperkuat pengawasan terhadap aktivitas digital ilegal lintas negara.
"Kita berharap Polri terus memperkuat koordinasi dan pengawasan terhadap jaringan-jaringan internasional seperti ini agar Indonesia tidak dijadikan basis operasi kejahatan digital," kata dia.
Sebelumnya, Bareskrim Polri menangkap 321 orang warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam operasional judi online (judol) lintas negara. Penangkapan dilakukan di lokasi operasional judol di sebuah kantor di Kawasan Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat.
Sebanyak 321 WNA yang diamankan berasal dari berbagai negara, yakni Vietnam 228 orang, China 57 orang, Myanmar 13 orang, Laos 11 orang, Thailand lima orang, serta masing-masing tiga orang dari Malaysia dan Kamboja. Polisi menemukan sedikitnya 75 domain dan situs web yang diduga digunakan sebagai sarana perjudian. Situs-situs tersebut menggunakan kombinasi karakter tertentu untuk menghindari pemblokiran.
Polisi menduga jaringan itu memiliki keterkaitan dengan sindikat internasional serta dijalankan secara terstruktur.
Kantor judol jaringan internasional di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta.