Pramono Bangga, Proyek MRT Jakarta Dikerjakan 3.800 Putra-Putri Indonesia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Mei 2026, 12:24
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku bangga dan gembira karena proyek pembangunan MRT Jakarta fase 2A dikerjakan sepenuhnya oleh tenaga kerja asal Indonesia. Sebanyak 3.800 pekerja yang terlibat dalam proyek tersebut merupakan putra-putri terbaik bangsa.

Pernyataan itu disampaikan Pramono usai meninjau langsung progres pembangunan MRT Jakarta bersama Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di sejumlah titik proyek MRT fase 2A rute Utara-Selatan.

"Kami tadi melihat itu dan yang menggembirakan 3.800 orang yang bekerja di sana semuanya adalah Indonesia. Sehingga dengan demikian ini membuktikan bahwa putra-putri terbaik kita kalau diberikan kesempatan bisa memberikan hasil yang luar biasa," ucap Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026.

Dalam peninjauan tersebut, Pramono bersama rombongan mengunjungi area konstruksi di Sawah Besar, Harmoni, hingga Duta Merlin, Jakarta Pusat. Ia menjelaskan, progres pembangunan MRT Jakarta fase 2A saat ini telah mencapai 59,7 persen. Pemerintah menargetkan tahap commissioning atau uji coba dimulai pada pertengahan 2027.

Baca Juga: Pramono Bareng Gibran Tinjau Proyek MRT Fase 2A

Gibran dan Pramono Anung <b>(Pemprov DKI)</b> Gibran dan Pramono Anung (Pemprov DKI)

Baca Juga: Pramono Pastikan Harga Hewan Kurban di Jakarta Masih Stabil Jelang Iduladha

Sementara operasional MRT hingga kawasan Harmoni direncanakan mulai berjalan paling lambat akhir 2027.

"Mulai 2027 pertengahan kita akan commissioning, kemudian operasi sampai dengan apa, Harmoni, itu akan dilakukan sampai akan dilakukan di akhir paling lama
akhir 2027," terangnya.

Adapun jalur lanjutan hingga Kota Tua ditargetkan rampung pada akhir 2029. Dengan begitu, jalur utama MRT Utara-Selatan sepanjang 22,2 kilometer akan tersambung sepenuhnya. Pramono juga mengungkapkan bahwa stasiun Sawah Besar dan Mangga Besar menjadi titik konstruksi terdalam dalam proyek MRT fase 2A.

Kedua stasiun tersebut dibangun hingga kedalaman sekitar 28 meter di bawah permukaan tanah sehingga membutuhkan pekerjaan konstruksi yang lebih kompleks dibanding lokasi lainnya.

"Jadi kalau pekerjaannya karena yang ada di Sawah Besar dan Mangga Besar itu adalah stasiunnya terdalam, kurang lebih 28 meter ke dalam, tentunya pekerjaan konstruksinya dibandingkan dengan daerah lain lebih banyak," terang Pramono.

x|close