Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menargetkan sekitar 70.000 hingga 80.000 lulusan SMK dapat bekerja di luar negeri hingga akhir 2026 melalui program SMK Go Global.
"Kita berusaha paling tidak, ya minimal 70-80.000," kata Cak Imin di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026.
Ia menjelaskan bahwa program SMK Go Global terus berjalan dan jumlah peserta yang diberangkatkan ke berbagai negara mengalami peningkatan dari waktu ke waktu.
Baca Juga: eheran Ancam Pengayaan Uranium 90 Persen Jika AS dan Israel Kembali Menyerang
Program tersebut difokuskan bagi lulusan SMK yang berasal dari kelompok desil 1 atau wilayah dengan tingkat kemiskinan tertinggi. Para peserta nantinya akan memperoleh pendampingan, bantuan, serta pelatihan sebelum diberangkatkan bekerja ke luar negeri.
Selain target tahun ini, Cak Imin juga menargetkan sebanyak 500.000 lulusan SMK dapat mengikuti program SMK Go Global hingga 2029.
"Sampai 2029 itu 500.000," kata dia.
Para lulusan SMK tersebut nantinya akan ditempatkan bekerja di sejumlah negara mitra kerja sama, di antaranya Jepang, Korea Selatan, Amerika Serikat, kawasan Eropa Barat, Eropa Timur, hingga Timur Tengah.
Menko PM Muhaimin Iskandar (NTVnews)