A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Kelangkaan Elpiji 12 Kg Bikin Sejumlah SPPG di NTT Hentikan Operasional Sementara - Ntvnews.id

Kelangkaan Elpiji 12 Kg Bikin Sejumlah SPPG di NTT Hentikan Operasional Sementara

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Mei 2026, 14:55
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN Dadang Hendrayudha Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN Dadang Hendrayudha (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terpaksa menghentikan operasional sementara akibat kelangkaan gas elpiji 12 kilogram yang terjadi di sejumlah wilayah.

Penghentian layanan berlangsung secara bertahap sejak 8 Mei 2026 dan berdampak pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di beberapa daerah, seperti Kabupaten Manggarai, Timor Tengah Utara (TTU), Kota Kupang, Kabupaten Belu, hingga Kabupaten Sumba Barat.

Deputi Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN) Dadang Hendrayudha mengatakan gangguan operasional terjadi karena pasokan gas elpiji yang digunakan untuk produksi makanan tidak tersedia secara memadai.

Baca Juga: Duarr! Gas Elpiji 12 Kg Meledak, Rumah Mewah Hancur Motor sampai Terpental

"SPPG berhenti operasional sementara disebabkan kelangkaan gas di beberapa wilayah Provinsi NTT. Penghentian berlangsung bertahap sejak 8 Mei 2026," ujar Dadang Hendrayudha di Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.

Menurut Dadang, penghentian operasional pertama kali terjadi di Kabupaten Manggarai pada 8 Mei 2026. Kondisi tersebut kemudian meluas pada 11 hingga 12 Mei 2026 ke sejumlah daerah lain di NTT, termasuk Kabupaten TTU, Kota Kupang, Kabupaten Belu, dan Kabupaten Sumba Barat.

Kelangkaan elpiji berdampak langsung terhadap aktivitas produksi makanan di SPPG karena sebagian besar layanan masih mengandalkan gas elpiji 12 kilogram untuk memasak dan menyiapkan makanan bagi penerima manfaat Program MBG.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Bongkar Kasus Pengoplosan Gas Elpiji Subsidi, 1.259 Tabung Jadi Barbuk

"Kelangkaan gas elpiji 12 kilogram memengaruhi operasional SPPG di lapangan sehingga beberapa layanan belum dapat berjalan normal sampai pasokan kembali tersedia," katanya.

BGN menyatakan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan distribusi gas kembali normal. Langkah itu dilakukan agar operasional SPPG di wilayah terdampak dapat segera kembali berjalan dan pelayanan Program Makan Bergizi Gratis tidak terganggu lebih lama.

(Sumber: Antara)

 

x|close