A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Cek Fakta: Klaim Indonesia Akan Kenakan Tarif Kapal Asing di Selat Malaka Ternyata Hoaks - Ntvnews.id

Cek Fakta: Klaim Indonesia Akan Kenakan Tarif Kapal Asing di Selat Malaka Ternyata Hoaks

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Mei 2026, 18:08
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Dedi
Editor
Bagikan
Arsip - Prajurit TNI AL mengikuti Apel kesiapan Satgas Penanggulangan Bencana TNI AL di KRI dr Soeharso-990, Selat Malaka, Riau, Rabu (3/12/2025). Apel tersebut untuk memastikan kesiapan anggota, peralatan, perlengkapan hingga bantuan yang akan digunakan serta didistribusikan ke wilayah terdampak bencana di Sumatera. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/rwa. Arsip - Prajurit TNI AL mengikuti Apel kesiapan Satgas Penanggulangan Bencana TNI AL di KRI dr Soeharso-990, Selat Malaka, Riau, Rabu (3/12/2025). Apel tersebut untuk memastikan kesiapan anggota, peralatan, perlengkapan hingga bantuan yang akan digunakan serta didistribusikan ke wilayah terdampak bencana di Sumatera. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/rwa. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah video yang beredar di TikTok menimbulkan klaim bahwa Indonesia akan mengenakan tarif kepada kapal asing yang melintas di Selat Malaka. Dalam unggahan tersebut juga disertakan narasi yang mengaitkan situasi dengan aksi militer.

Berikut kutipan narasi yang beredar di video tersebut:

“Meniru IRGC diselat Hormuz Indonesia mengirim 12 kapal perang ke selat Malaka, membuat negara tetangga kebakaran jenggot

Indonesia Bakal Pungut Tarif Ke Kapal Asing Yang Melintas Di Selat Malaka”

Namun, benarkah informasi tersebut sesuai fakta?

Unggahan yang menarasikan Indonesia akan pungut tarif kapal asing di Selat Malaka. Faktanya, Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan bahwa Indonesia tidak akan memberlakukan tarif di Selat Malaka. (TikTok) <b>(Antara)</b> Unggahan yang menarasikan Indonesia akan pungut tarif kapal asing di Selat Malaka. Faktanya, Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan bahwa Indonesia tidak akan memberlakukan tarif di Selat Malaka. (TikTok) (Antara)

Berdasarkan penelusuran berbagai sumber, tidak ditemukan pernyataan resmi dari pemerintah Indonesia maupun laporan media arus utama yang membenarkan bahwa akan ada kebijakan pemungutan tarif bagi kapal asing di Selat Malaka.

Baca Juga: Purbaya Klarifikasi Mau Pajaki Kapal Lewat Selat Malaka: Bukan Konteks Serius

Video yang digunakan dalam unggahan tersebut juga diketahui tidak sesuai dengan klaim yang disampaikan. Visual yang ditampilkan identik dengan tayangan iNews berjudul *“TNI AL Tembakkan Senjata Khusus dalam Latopslagab 2024 di Karimun Jawa”* yang ditayangkan pada 11 Desember 2024. Rekaman tersebut merupakan dokumentasi dari Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) II Tahun 2024 di perairan Kepulauan Karimunjawa, Jawa Tengah.

Selat Malaka sendiri merupakan jalur pelayaran internasional yang diatur dalam hukum laut global. Kapal asing memiliki hak lintas transit yang tidak dapat dikenakan pungutan sepihak oleh negara pantai yang dilalui.

Baca Juga: Cek Fakta: Klaim AS Akan Ambil Alih Selat Malaka

Selain itu, dilansir dari ANTARA, Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan bahwa Indonesia tidak akan memberlakukan tarif di Selat Malaka karena hal tersebut tidak sesuai dengan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS).

Dengan tidak adanya bukti resmi dan adanya penggunaan video yang tidak relevan, klaim bahwa Indonesia akan memungut tarif kapal asing di Selat Malaka dipastikan tidak benar.

Rating: Hoaks

(Sumber: Antara)

x|close