A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Kelompok Bersenjata Culik 25 Anak Sekolah di Nigeria - Ntvnews.id

Kelompok Bersenjata Culik 25 Anak Sekolah di Nigeria

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Mei 2026, 22:01
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi penculikan anak. /antaranews. Ilustrasi penculikan anak. /antaranews. (Antara)

Ntvnews.id, Moskow - Sekelompok pria bersenjata bertopeng dilaporkan menculik sedikitnya 45 anak sekolah dalam serangan yang terjadi di tiga sekolah di Nigeria.

Peristiwa tersebut dilaporkan surat kabar Punch pada Minggu, 17 Mei 2026.

Insiden penculikan itu terjadi pada Jumat, 15 Mei 2026 di Negara Bagian Oyo yang berada di wilayah barat daya Nigeria.

Baca Juga: Terdakwa Kasus Penculikan dan Pembunuhan Kacab Bank Menangis Minta Maaf di Persidangan

Salah seorang guru yang berada di lokasi mengatakan kepada Punch bahwa para pelaku merupakan sekelompok pemuda yang menyamar dan menggunakan penutup wajah saat melancarkan aksinya.

Tiga orang tersangka dilaporkan telah diamankan terkait kasus penculikan tersebut.

Hingga kini, pemerintah Nigeria masih menghadapi tantangan besar dalam memberantas kelompok kriminal bersenjata yang kerap melakukan aksi kekerasan di berbagai wilayah negara itu.

Baca Juga: Lagi, Aksi Penculikan Anak Terekam CCTV Warga di Makassar

Kelompok-kelompok bersenjata tersebut diketahui mendirikan kamp di kawasan hutan yang tersebar di Negara Bagian Zamfara, Katsina, Kaduna, Sokoto, Kebbi, dan Niger.

Dari wilayah tersebut, mereka sering melancarkan serangan terhadap komunitas di sekitarnya.

Selain melakukan penculikan terhadap warga, para militan juga dilaporkan merampas ternak dan harta benda milik masyarakat serta melakukan pembunuhan terhadap penduduk setempat.

(Sumber: Antara)

x|close