Ntvnews.id, Nigeria - Pasukan gabungan Amerika Serikat dan Nigeria berhasil menewaskan wakil komandan kelompok teroris ISIS global (ISIL), Abu Bilal Al Minuki, dalam sebuah operasi militer bersama yang digelar di Nigeria.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengonfirmasi keberhasilan operasi tersebut melalui unggahan di media sosial Truth Social.
"Pasukan Amerika yang gagah berani dan Angkatan Bersenjata Nigeria dengan sempurna melaksanakan misi yang direncanakan dengan cermat dan sangat kompleks untuk melenyapkan teroris paling aktif di dunia dari medan perang," tulis Trump, dikutip Al Jazeera.
Trump menyebut Al Minuki selama ini berupaya bersembunyi di kawasan Afrika. Namun, menurutnya, intelijen AS terus memantau pergerakan tokoh senior ISIS tersebut.
"Abu Bilal Al Minuki mengira dia bisa bersembunyi di Afrika, tetapi dia tak tahu kami punya sumber yang terus memberi tahu apa yang dia lakukan."
Trump menambahkan, tewasnya Al Minuki membuat sosok tersebut tidak lagi mampu meneror masyarakat di Afrika maupun warga Amerika Serikat yang berada di kawasan tersebut. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Nigeria atas kerja sama dalam operasi pemberantasan terorisme itu.
Sementara itu, Presiden Nigeria Bola Tinubu turut memuji keberhasilan operasi gabungan tersebut dalam pernyataan resmi yang disampaikan Sabtu, 17 Mei 2026.
"Kedua negara telah mencatat contoh signifikan kolaborasi efektif dalam memerangi terorisme," ujar Tinubu.
Baca Juga: Trump Ungkap Pembicaraan Soal Taiwan saat Bertemu Xi Jinping di Beijing
Menurut Tinubu, hasil penilaian awal menunjukkan Al Minuki bersama sejumlah pengawalnya tewas dalam serangan yang dilakukan di kediamannya di kawasan Lake Chad Basin atau Cekungan Danau Chad.
"Nigeria menghargai kemitraan ini dengan Amerika Serikat dalam memajukan tujuan keamanan bersama kita," ujar Tinubu.
Ia juga berharap kerja sama serupa terus dilakukan untuk memberantas kelompok teroris di wilayah Nigeria dan sekitarnya.
"Saya berharap akan ada lebih banyak serangan yang menentukan terhadap semua kantong teroris di seluruh negeri," ungkap dia.
ilustrasi lambang ISIS ((Antara/Divisi Humas Polri) )
Abu Bilal Al Minuki diketahui masuk dalam daftar teroris global Amerika Serikat. Departemen Keuangan AS menggambarkannya sebagai salah satu pemimpin senior ISIS yang berbasis di kawasan Sahel, Afrika.
Selain itu, Al Minuki juga disebut menjadi bagian dari Direktorat Jenderal Provinsi ISIS, lembaga administratif kelompok tersebut yang bertugas mengatur panduan operasional dan distribusi pendanaan jaringan ISIS di berbagai negara.
Operasi militer AS untuk memburu petinggi ISIS di Nigeria bukan kali pertama dilakukan. Pada tahun lalu, pasukan AS juga melancarkan operasi serupa untuk menargetkan pemimpin ISIS di negara bagian Sokoto.
Baca Juga: Tingkah Elon Musk Jadi Sorotan saat Dampingi Trump Temui Xi Jinping
Dalam beberapa kesempatan, Trump juga menyoroti kondisi keamanan di Nigeria dan menyebut kelompok bersenjata di sana sering menjadikan warga Kristen sebagai sasaran serangan. Namun, pemerintah Nigeria membantah tudingan tersebut.
Pemerintah Nigeria menegaskan kelompok bersenjata di negara itu menyerang seluruh kalangan masyarakat tanpa membedakan agama, baik Muslim maupun Kristen.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara kepada pers di Gedung Putih, Washington D.C., Amerika Serikat 1 Mei 2026.(ANTARA/Anadolu/pri) (Antara)