Ntvnews.id, Jakarta - Kebakaran yang melanda gudang plastik di Jalan Peternakan Raya, Gang Semut, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat sejak Senin, 8 Mei 2026, pukul 14.30 WIB itu hingga kini masih menyisakan bara api di bagian dalam tumpukan material plastik, meskipun titik api utama telah berhasil dilokalisasi.
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Barat berencana menurunkan alat berat ekskavator untuk memaksimalkan proses pendinginan kebakaran
Langkah tersebut dilakukan karena tumpukan material plastik yang terbakar tertindih reruntuhan bangunan sehingga menyulitkan proses pemadaman secara menyeluruh.
Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi mengatakan material plastik yang terbakar membuat air semprotan tidak mampu menembus hingga ke bagian dasar tumpukan.
Baca Juga: Terpopuler: Kebakaran Gudang Plastik di Cengkareng, Jurnalis Republika Diculik Tentara Israel
“Tumpukan barangnya banyak, jadi kita masih proses ini. Karena kan apinya ini, barangnya plastik, kalau kita semprotin juga enggak nembus sampai ke bawah gitu,” kata Syaiful saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026.
Menurut dia, penggunaan alat berat diperlukan untuk membongkar reruntuhan bangunan yang menindih material plastik agar proses pendinginan lebih efektif.
Pihak Sudin Gulkarmat Jakarta Barat kini tengah berkoordinasi dengan pemilik gudang agar segera mendatangkan ekskavator ke lokasi kejadian.
“Kita lagi koordinasi sama pemilik gedung biar disiapin beko (ekskavator). Jadi nanti diurai, baru disemprotin gitu. Pakai beko dulu, diurai, baru kita semprotin. Kalau enggak begitu, nanti berlarut terus, besok panggil kita, panggil kita, gitu,” ujarnya.
Baca Juga: Gudang Plastik di Cengkareng Kebakaran
Kondisi lokasi juga dipenuhi genangan air bekas pemadaman dan puing-puing bangunan yang roboh. Selain itu, bagian atap dan tembok sisi gudang terlihat ambruk akibat besarnya kobaran api.
Sebanyak 16 unit mobil pemadam kebakaran masih disiagakan di lokasi untuk memastikan api tidak kembali membesar.
Petugas juga mengerahkan armada bronto skylift guna menyemprot titik-titik reruntuhan dari bagian atas bangunan.
Meski beberapa kali api berhasil dipadamkan dan asap mulai berkurang, bara api kembali muncul dan menghasilkan kepulan asap hitam dari tumpukan material plastik yang belum sepenuhnya dingin.
(Sumber: Antara)
Kebakaran yang melanda gudang plastik di Jalan Peternakan Raya, Gang Semut, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin 18 Mei 2026. ANTARA/Risky Syukur. (Antara)