DPR Yakin Ekonomi RI Membaik Pasca Pidato Prabowo

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Mei 2026, 18:28
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden Prabowo Presiden Prabowo (Dokumentasi)

Ntvnews.id, Jakarta - Penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN Tahun Anggaran 2027 oleh Presiden RI Prabowo Subianto di rapat paripurna, disambut baik oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Arah kebijakan itu dipandang menunjukkan keyakinan pemerintah bahwa perekonomian nasional akan terus tumbuh dan semakin kuat pada tahun mendatang.

Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa mengatakan, proyeksi yang disampaikan Presiden mencerminkan optimisme yang realistis, dengan tetap mempertimbangkan berbagai tantangan global maupun domestik yang dapat memengaruhi stabilitas ekonomi nasional.

“Insyaallah kondisi ekonomi 2027 akan lebih baik. Pemerintah juga sudah menyiapkan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas ekonomi,” ujar Saan usai rapat paripurna, Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.

Menurut dia, gejolak ekonomi global seperti fluktuasi nilai tukar, tekanan terhadap pasar keuangan, serta ketidakpastian geopolitik merupakan dinamika yang wajar. Tapi, kata Saan, Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang cukup kuat untuk menjaga momentum pertumbuhan.

Ia mengatakan, berbagai program prioritas pemerintah yang saat ini dijalankan diyakini akan mulai memberikan dampak nyata terhadap perekonomian nasional. Program-program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, memperluas lapangan kerja, dan mendorong pemerataan kesejahteraan.

Saan berharap RAPBN 2027 harus menjadi instrumen fiskal yang efektif untuk menjaga stabilitas sekaligus mempercepat transformasi ekonomi nasional.

“Yang paling penting adalah pertumbuhan ekonomi itu berkualitas, mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat daya beli masyarakat, dan memberikan manfaat nyata bagi rakyat,” jelas dia.

Dirinya pun tahun nilai tukar rupiah dan pasar saham akan tetap terkendali seiring langkah-langkah antisipatif yang disiapkan pemerintah dan otoritas terkait. Menurut Saan, sinergi antara pemerintah, DPR RI, Bank Indonesia, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan terhadap perekonomian nasional.

DPR menurut dia akan terus mengawal pembahasan RAPBN 2027 agar kebijakan fiskal yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung agenda pembangunan nasional. “Kita optimistis dengan kebijakan yang tepat dan kerja sama semua pihak, ekonomi Indonesia pada 2027 akan berada dalam kondisi yang lebih baik,” tandasnya.

x|close