Presiden Vietnam To Lam Akan Kunjungi Thailand untuk Perkuat Hubungan Strategis

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Mei 2026, 17:20
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Presiden Vietnam sekaligus Sekjen Partai Komunis Vietnam To Lam (kiri) dan istrinya, Ngo Phu'o'ng Ly, melambaikan tangan sebelum meninggalkan Indonesia di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (11/3/2025). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nym) Presiden Vietnam sekaligus Sekjen Partai Komunis Vietnam To Lam (kiri) dan istrinya, Ngo Phu'o'ng Ly, melambaikan tangan sebelum meninggalkan Indonesia di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (11/3/2025). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nym) (Antara)

Ntvnews.id, Istanbul - Presiden Vietnam To Lam dijadwalkan melakukan kunjungan resmi ke Thailand pada 27-29 Mei 2026 guna memperkuat hubungan politik dan ekonomi antara kedua negara Asia Tenggara tersebut.

Berdasarkan keterangan Kementerian Luar Negeri Vietnam, Presiden Lam yang juga menjabat sebagai sekretaris jenderal Partai Komunis Vietnam akan melakukan perjalanan bersama istrinya, Ngo Phong Ly, serta delegasi tingkat tinggi Vietnam.

Kunjungan tersebut dilakukan atas undangan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul beserta istrinya.

Agenda lawatan itu bertepatan dengan peringatan 50 tahun hubungan diplomatik Vietnam-Thailand sekaligus memperluas kerja sama setelah kedua negara resmi meningkatkan hubungan bilateral menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif pada 2025.

Baca Juga: Seusai dari IKN, Prabowo Temui Presiden Vietnam To Lam Bahas Hubungan Bilateral

Selama kunjungan berlangsung, para pejabat kedua negara dijadwalkan membahas berbagai sektor kerja sama, mulai dari perdagangan, investasi, pariwisata, tenaga kerja, hingga koordinasi regional di kawasan Asia Tenggara.

Menurut portal resmi Pemerintah Vietnam, Chinhphu.vn, Thailand masih menjadi mitra dagang terbesar Vietnam di kawasan ASEAN dengan nilai perdagangan bilateral mencapai 22,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp391,3 triliun sepanjang 2025.

Nilai tersebut meningkat sekitar 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menunjukkan pertumbuhan hubungan ekonomi kedua negara yang terus menguat.

Baca Juga: To Lam Dikabarkan Ingin Rangkap Jabatan Ketua Partai Komunis dan Presiden Vietnam

Selain perdagangan, Thailand juga tercatat sebagai salah satu investor terbesar dari kawasan ASEAN di Vietnam. Sejumlah perusahaan asal Thailand diketahui mengelola ratusan proyek aktif di berbagai sektor strategis, seperti manufaktur, petrokimia, energi terbarukan, hingga ritel.

Kunjungan Presiden To Lam juga diharapkan dapat memperkuat konektivitas rantai pasokan dan kerja sama pertumbuhan berkelanjutan di tengah dinamika perdagangan global dan meningkatnya persaingan ekonomi kawasan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memperdalam integrasi ekonomi Vietnam dan Thailand sekaligus memperkuat posisi kedua negara dalam menghadapi tantangan ekonomi regional maupun global.

(Sumber: Antara)

x|close