Ntvnews.id, Jakarta - Polres Metro Jakarta Timur Polres Metro Jakarta Timur tengah mendalami kasus dugaan penipuan yang melibatkan sebuah wedding organizer (WO) bernama Marwah di kawasan Jakarta Garden City (JGC), Cakung. Kasus ini mencuat setelah adanya laporan dari calon pengantin yang merasa dirugikan, dengan total kerugian mencapai sekitar Rp84 juta.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKP Bayu Kurniawan mengungkapkan bahwa saat petugas melakukan pengecekan ke lokasi kantor WO tersebut, kantor sudah tidak lagi beroperasi. Ia menjelaskan,
"Anggota kami telah melakukan pengecekan terhadap kantor dari WO Marwah ini yang berada di JGC. Namun, hasil pengecekan kami bahwa terhadap kantor tersebut saat ini sudah tutup," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKP Bayu Kurniawan di Jakarta, Senin, 25 Mei 2026.
Meski kantor sudah tutup, pihak kepolisian tetap melanjutkan proses penyelidikan atas laporan yang masuk. Bayu menyampaikan bahwa laporan resmi telah diterima dari korban.
Baca Juga: 87 Korban Laporkan Dugaan Penipuan Wedding Organizer Ayu Puspita ke Polisi
"Bisa kami sampaikan bahwa kemarin, Minggu, 24 Mei 2026, Polres Metro Jakarta Timur menerima laporan polisi dari korban atas nama Feni Indah Fitria dan Renaldi Zulfi selaku korban, terkait adanya dugaan tindak pidana penipuan yang dilakukan oleh WO Marwah," jelas Bayu.
Penyidik kemudian melakukan pemeriksaan awal dengan meminta keterangan dari para korban dan sejumlah saksi. Hingga saat ini, sudah ada beberapa pihak yang dimintai klarifikasi. Bayu menuturkan,
"Kami telah melakukan klarifikasi terhadap korban dan satu orang saksi yang merupakan adik dari pada saudari Feni," ujar Bayu.
Selain itu, polisi juga telah memeriksa saksi tambahan untuk memperkuat proses penyelidikan.
"Sudah tiga orang yang sudah kita lakukan klarifikasi," ucap Bayu.
Baca Juga: Polisi Selidiki Dugaan Penipuan Wedding Organizer di Jakarta Garden City
Di sisi lain, pihak kepolisian juga memastikan telah mendatangi langsung kantor WO Marwah di kawasan JGC Cakung, namun lokasi tersebut sudah tidak beroperasi. Proses penyelidikan masih terus berjalan untuk mengumpulkan bukti dan keterangan lebih lanjut guna menentukan langkah hukum selanjutnya.
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Timur juga mengimbau para korban lain untuk segera melapor terkait dugaan penipuan tersebut.
"Silakan lapor. Calon pengantin yang ada di video Instagram itu rencana baru hari ini mau datang, dilaporkan, kantor WO-nya di Cakung," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur Bayu Kurniawan saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu, 24 Mei 2026.
(Sumber: Antara)
Ilustrasi - Tempat pernikahan. (Antara/Pixabay). (Antara)