Ntvnews.id, Islamabad - Serangan bom bunuh diri menggunakan mobil yang menyasar sebuah kereta pengangkut tentara di Pakistan menewaskan 24 orang dan melukai lebih dari 50 lainnya.
Dilansir dari AFP, Selasa, 26 Mei 2026, Peristiwa tersebut terjadi di Quetta, ibu kota Provinsi Balochistan di wilayah barat daya Pakistan, pada Minggu, 24 Mei 2026 waktu setempat.
Kelompok Tentara Pembebasan Balochistan telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Insiden itu dilaporkan menyebabkan sejumlah rumah dan bangunan di sekitar jalur kereta mengalami kerusakan parah, sebagaimana diberitakan Al Jazeera.
Ledakan juga membuat beberapa gerbong kereta terguling dan terbakar. Sejumlah gerbong serta kendaraan yang hangus terlihat miring dengan asap hitam tebal membumbung ke udara.
Baca Juga: Ledakan Bom di Cauca Kolombia Tewaskan 20 Orang, Mayoritas Perempuan
Pemerintah setempat kemudian menetapkan status darurat di rumah sakit umum Quetta. Para dokter dan tenaga medis diminta tetap siaga untuk menangani korban luka.
Serangan kelompok separatis di Pakistan dilaporkan meningkat dalam beberapa bulan terakhir.
Aksi tersebut bahkan kerap menargetkan pekerja asal China, seiring penolakan kelompok tersebut terhadap proyek infrastruktur Beijing di wilayah Balochistan.
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengecam keras serangan tersebut.
"Tindakan terorisme pengecut seperti itu tidak dapat melemahkan tekad rakyat Pakistan. Kami tetap teguh dalam tekad kami untuk memberantas terorisme dalam segala bentuk dan manifestasinya," ujar Sharif.
Ilustrasi ledakan. (ANTARA)