Sudin KPKP Jaktim Temukan 172 Hewan Kurban Sakit Jelang Idul Adha

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Mei 2026, 12:25
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Sapi kurban di Perumda Dharma Jaya, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (26/5/2026). (ANTARA/Siti Nurhaliza). Sapi kurban di Perumda Dharma Jaya, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (26/5/2026). (ANTARA/Siti Nurhaliza). (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur menemukan sebanyak 172 ekor hewan kurban dalam kondisi sakit saat pemeriksaan kesehatan menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.

Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Timur, Theresia Elita, mengatakan hewan yang sakit terdiri atas 127 ekor sapi dan 45 ekor kambing yang ditemukan di berbagai lokasi penampungan dan penjualan hewan kurban.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan 127 ekor sapi dan 45 kambing dalam kondisi sakit," kata Theresia Elita saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026.

Temuan tersebut diperoleh dari pemeriksaan terhadap 19.377 ekor hewan kurban di 202 titik lokasi penampungan dan penjualan sejak 27 April hingga 26 Mei 2026.

"Dari total 19.377 ekor hewan yang telah diperiksa, terdiri dari 8.136 ekor sapi, satu kerbau, 9.341 kambing, dan 1.901 domba," ujar Theresia.

Baca Juga: Penampakan Bobi, Sapi Berbobot 1 Ton Calon Hewan Kurban Presiden Prabowo

Menurut dia, sebagian besar hewan mengalami kondisi sakit akibat kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh dari daerah pemasok menuju Jakarta.

Theresia menjelaskan proses distribusi lintas daerah yang panjang membuat kondisi fisik hewan menurun ketika tiba di lokasi penampungan maupun penjualan di Jakarta Timur.

Meski demikian, ia memastikan seluruh hewan yang terindikasi sakit langsung mendapatkan penanganan kesehatan dari petugas di lapangan agar segera pulih dan tetap memenuhi syarat sebagai hewan kurban.

"Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, hewan kurban yang sakit dipisahkan, diberikan vitamin, dan dilakukan penanganan kesehatan," ungkap Theresia.

Baca Juga: Dokter Ingatkan Masyarakat Jaga Pola Makan Saat Idul Adha

Ia menambahkan, langkah pemeriksaan dan penanganan tersebut merupakan bagian dari pengawasan pemerintah daerah guna memastikan hewan kurban yang beredar di masyarakat dalam kondisi sehat, aman, dan sesuai ketentuan syariat Islam.

Pemeriksaan kesehatan hewan kurban, lanjut Theresia, akan terus dilakukan hingga mendekati Idul Adha untuk memastikan tidak ada hewan yang tidak layak konsumsi diperjualbelikan kepada masyarakat.

(Sumber: Antara)

x|close