WN Brunei Tewas Dihantam Botol Usai Ribut di Blok M, Pelaku Rekan Senegara

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Mei 2026, 12:41
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi Berkelahi atau Saling Pukul Ilustrasi Berkelahi atau Saling Pukul (Pixabay)

Ntvnews.id, Jakarta - Keributan yang melibatkan dua warga negara (WN) Brunei Darussalam di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, berujung maut. Seorang pria asal Brunei dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami luka akibat dihantam botol kaca dalam insiden yang terjadi di area pintu masuk Blok M Hub.

Peristiwa tersebut menjadi sorotan setelah rekaman video amatir tersebar luas di media sosial. Dalam video itu, terlihat korban dan terduga pelaku terlibat cekcok mulut di tengah keramaian kawasan Blok M.

Sejumlah orang yang berada di lokasi sempat berupaya melerai pertikaian. Namun situasi terus memanas hingga salah satu pihak diduga melakukan pemukulan menggunakan botol kaca yang menyebabkan korban tersungkur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto membenarkan adanya dugaan tindak pidana penganiayaan yang berujung pada kematian korban.

"Benar, telah terjadi peristiwa dugaan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan," kata Budi Hermanto kepada wartawan, Selasa (26/5/2026).

Polisi mengungkap insiden itu terjadi pada Rabu, 6 Mei 2026 sekitar pukul 03.30 WIB. Korban diketahui berinisial MHF (30), seorang warga negara Brunei Darussalam. Setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), korban dinyatakan meninggal dunia pada 16 Mei 2026.

Menurut penjelasan polisi, sebelum kejadian korban tengah berada di sekitar lokasi bersama seorang saksi. Tidak lama berselang, beberapa orang datang dan sempat berbincang bersama korban di area tersebut.

Baca Juga: Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban, Anggaran Capai Rp100 Miliar

Budi menjelaskan, sekitar pukul 03.28 WIB, terduga pelaku datang bersama rekannya menggunakan mobil. Saat turun dari kendaraan, pelaku disebut membawa paper bag hitam yang diduga berisi botol kaca sebelum menghampiri korban di area pintu masuk Blok M Hub.

"Sekitar pukul 03.28 WIB, terduga pelaku tiba di lokasi bersama rekannya dengan menggunakan mobil. Saat turun dari kendaraan, terduga pelaku membawa paper bag berwarna hitam yang diduga berisi botol kaca, kemudian menghampiri korban hingga terjadi adu argumentasi di area pintu masuk Blok M Hub," jelasnya.

Cekcok di antara keduanya disebut terus berlangsung hingga berujung dugaan penganiayaan. Polisi menduga pelaku memukul korban menggunakan botol kaca yang berada di dalam paper bag.

"Terduga pelaku diduga memukul korban satu kali pada bagian kepala menggunakan paper bag yang berisi botol kaca hingga korban terjatuh," imbuhnya.

Usai kejadian, korban segera dilarikan ke RSPP untuk mendapat penanganan medis. Namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia 10 hari kemudian.

Tim gabungan dari Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan kemudian melakukan penyelidikan hingga menangkap terduga pelaku berinisial MIA (33), yang juga merupakan warga negara Brunei Darussalam.

"Berhasil menangkap satu orang tersangka berinisial MIA, laki-laki, 33 tahun, WNA asal Brunei Darussalam, pada Senin, 25 Mei 2026, di wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Saat ini tersangka telah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut," jelasnya.

Hingga kini, polisi masih mendalami motif keributan yang menyebabkan seorang WN Brunei tewas di kawasan Blok M tersebut. Belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak terkait mengenai latar belakang perselisihan antara korban dan pelaku.

x|close