Ntvnews.id, Kabupaten Bekasi - Kepolisian memastikan bahwa foto viral yang menampilkan penampakan pocong dan sempat membuat heboh warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, merupakan hasil rekayasa digital. Klarifikasi ini disampaikan setelah dilakukan pemeriksaan terhadap pihak terkait.
Kapolsek Cikarang Utara Polres Metro Bekasi, AKP Noach Hendrik, mengatakan klarifikasi dilakukan untuk meredam keresahan masyarakat yang sempat muncul akibat beredarnya foto tersebut di media sosial.
"Kami perlu melakukan klarifikasi untuk meluruskan serta meredam berita viral soal penampakan pocong ini agar tidak menimbulkan keresahan masyarakat," kata Kapolsek Cikarang Utara, Polres Metro Bekasi AKP Noach Hendrik di Cikarang, Selasa, 26 Mei 2026.
Dari hasil penyelidikan, foto tersebut diketahui dibuat oleh seorang pria bernama Ridwan Syah (32), warga Kampung Kamurang, Desa Pasir Sari, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Ia mengaku melakukan pengeditan menggunakan perangkat telepon genggam.
Baca Juga: Viral 'Pocong Keliling' di Depok, Polisi Pastikan Hoaks
Peristiwa itu bermula pada Minggu, 24 mei 2026 sekitar pukul 23.00 WIB, ketika Ridwan memotret halaman rumah di kawasan Blok Asem, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara. Setelah itu, ia mengunduh gambar pocong dari internet dan menyisipkannya ke dalam foto menggunakan aplikasi edit gambar di ponsel.
Foto hasil manipulasi tersebut kemudian dikirim ke grup WhatsApp keluarga dengan keterangan “Apa tuh di rumah Mak Ebot”. Namun, unggahan itu kemudian menyebar luas hingga memicu keresahan di masyarakat.
"Setelah dilakukan pengecekan dan klarifikasi, foto tersebut dipastikan merupakan hasil editan atau hoaks. Yang bersangkutan telah mengakui perbuatannya dan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi," ujarnya.
Selain membuat klarifikasi, Ridwan juga telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui video.
Baca Juga: Viral Modus Pocong di Tangerang, Polisi Ungkap Dugaan Akal-akalan Pelaku Kejahatan
Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial serta tidak sembarangan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
"Jangan mudah percaya maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya atau berita hoaks karena dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat," kata dia.
(Sumber: Antara)
Foto hasil rekayasa digital menyisipkan penampakan pocong yang membuat heboh warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. ANTARA/Pradita Kurniawan Syah. (Antara)