Ntvnews.id, Jakarta - Kabar mengejutkan datang dari Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Seorang santriwati berinisial F (22), warga Desa Kedungkebo, Kecamatan Karangdadap, menjadi sorotan publik setelah melahirkan seorang bayi di tengah pengakuannya yang disebut tidak pernah melakukan hubungan intim dengan laki-laki.
Peristiwa ini ramai diperbincangkan di media sosial setelah keluarga menyampaikan keyakinan bahwa kehamilan tersebut bukan berasal dari hubungan asmara. Ayah F, berinisial S, menyebut putrinya tidak pernah memiliki pacar maupun menjalin hubungan dengan pria.
“Putri kami berinisial F mengaku sama sekali tidak melakukan hubungan dengan siapapun. Dia meyakini kejadian ini adalah kehendak dan takdir Allah semata. Awalnya ia sering bermimpi, baik saat masih di pondok pesantren maupun saat berada di rumah,” kata S dalam keterangan yang diunggah ulang akun Instagram @rumpi_gosip pada Minggu, 24 Mei 2026.
Menurut S, putrinya telah lama mengalami mimpi berulang terkait kehamilan, bahkan sebelum muncul tanda-tanda fisik yang mengarah pada kondisi tersebut. Hal itu, kata dia, menjadi salah satu alasan keluarga menerima kejadian tersebut sebagai sesuatu yang berada di luar nalar mereka.
“Awalnya ia sering bermimpi, baik saat masih di pondok pesantren maupun saat berada di rumah. Sebelum diketahui hamil pun ia sudah sering bermimpi demikian,” tutur sang ayah.
Baca Juga: Gibran Salat Idul Adha di Istiqlal, Datang Bersama Jan Ethes
Keluarga mengaku mulai menyadari perubahan pada tubuh F sejak September 2025. Saat itu, siklus menstruasi F disebut mulai tidak teratur hingga akhirnya diketahui mengandung dan menjalani proses persalinan.
Di tengah kebingungan atas penyebab kehamilan tersebut, keluarga memilih untuk tidak mencari sosok ayah biologis bayi. Mereka mengaku menerima situasi tersebut dan menyerahkan semuanya kepada keyakinan agama.
“Kami sekeluarga ikhlas menerima kejadian ini dan mengembalikan semuanya kepada kuasa Allah. Kalau kami harus menuntut, kepada siapa? Pacar saja dia tidak punya,” tegas S.
Namun, pengakuan tersebut justru memantik perdebatan luas di ruang publik. Banyak warganet mempertanyakan klaim bahwa kehamilan bisa terjadi tanpa hubungan seksual, bahkan mendesak adanya pemeriksaan medis untuk mengungkap fakta sebenarnya.
“Yang bisa hamil tanpa lelaki cuma Siti Maryam ya, catet!” tulis akun @nov*** di kolom komentar.
“Visum lah... periksa ke dokter kandungan, masih perawan gak?” ujar akun @div***.
“Apa sudah ada teknologi transfer sperma via Bluetooth?” sindir akun @si_***.
Tak sedikit pula komentar yang menaruh curiga adanya kemungkinan pihak tertentu yang berupaya menyembunyikan fakta di balik kasus tersebut. Sebagian publik menduga pelaku, jika memang ada, bisa berasal dari lingkungan terdekat korban.
“Biasanya pelakunya orang terdekat, disuruh ngaku mimpi biar gak panjang urusannya,” timpal akun lainnya.
Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari pihak medis maupun aparat penegak hukum terkait dugaan kehamilan misterius tersebut. Belum diketahui pula apakah akan dilakukan pemeriksaan medis lanjutan, termasuk tes DNA atau pendalaman lain untuk memastikan penyebab kehamilan.
Kasus ini pun masih menyisakan banyak pertanyaan di tengah masyarakat. Di satu sisi, keluarga meyakini apa yang terjadi sebagai takdir. Namun di sisi lain, publik mendesak adanya penelusuran fakta agar tidak menutup kemungkinan adanya unsur kekerasan seksual atau pihak tertentu yang belum terungkap.
Ilustrasi hamil (Pixabay)