Masjid Istiqlal Siapkan Lebih dari 10 Ribu Paket Daging Kurban Idul Adha 1447 H

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Mei 2026, 18:30
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi daging kurban Ilustrasi daging kurban (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Masjid Istiqlal Jakarta melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada Kamis dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa daging kurban nantinya akan dikemas menjadi 10.728 paket dengan berat masing-masing satu kilogram untuk didistribusikan kepada masyarakat.

“Masjid Istiqlal pada Idul Adha 1447 Hijriah menerima amanah pemotongan 65 ekor sapi dan 13 ekor kambing,” ujar Nasaruddin Umar di Jakarta, Kamis, 8 Mei 2026.

Di antara hewan kurban yang diterima panitia terdapat sapi milik Presiden RI bernama si Loreng dengan bobot mencapai 1,3 ton dan sapi kurban Wakil Presiden RI bernama Wirabumi seberat 1,2 ton. Menurut Nasaruddin, seluruh proses penyembelihan dilakukan sesuai syariat Islam sekaligus memperhatikan prinsip kesejahteraan hewan atau animal welfare.

Proses pemotongan hewan kurban di Masjid Istiqlal juga dijadikan contoh pelaksanaan penyembelihan yang baik bagi masjid-masjid lain di Indonesia. Sekitar 50 petugas dari tim Juru Sembelih Halal Amanah RPH turut dilibatkan untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai standar.

“Semuanya di sini serba standar. Pertama, sunat-sunatnya kita perhatikan, kepalanya menghadap ke kiblat. Badannya dibersihkan terlebih dahulu agar tidak ada najis yang melekat pada daging yang diberikan kepada jamaah,” ujar Menag.

Baca Juga: Bantuan Hewan Kurban Prabowo Pakai APBN, DPR: Hal Biasa!

Selain memastikan ketepatan syariat, Menag juga menegaskan larangan menyiksa hewan sebelum dipastikan mati sempurna.

“Tidak boleh menyiksa binatang menjelang dipotong. Biarkan mati dulu,” kata dia.

Panitia juga menaruh perhatian besar terhadap aspek kebersihan lingkungan selama proses penyembelihan berlangsung. Menag meminta agar tidak ada limbah darah maupun sisa pemotongan yang mencemari area sekitar, khususnya saluran air dan sungai.

Baca Juga: Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN, Golkar: Itu Banpres untuk Rakyat, Bukan Kepentingan Pribadi

“Kita selama ini mengampanyekan betapa pentingnya memelihara ekoteologi lingkungan hidup. Jangan sampai ada setetes darah hewan kurban yang mengalir atau bocor ke sungai. Selesai penyembelihan, taman-taman di sekitar sini harus kembali bersih seperti sedia kala,” kata Menag.

Ketua Panitia Idul Adha 1447 Hijriah Masjid Istiqlal Mas'ud Halimin mengatakan seluruh panitia berkomitmen menjalankan prosedur operasional secara ketat, termasuk dalam pengelolaan limbah kurban. Daging kurban nantinya akan disalurkan secara bertahap kepada yayasan, masjid, majelis taklim, lembaga sosial, perwakilan RT/RW, hingga komunitas binaan Masjid Istiqlal di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat guna menghindari kerumunan massa.

(Sumber: Antara)

x|close