Jokowi Sudah Jadi Kader PSI, Jabatannya Segera Diumumkan Kaesang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Mei 2026, 17:02
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip - Jokowi usai menjalani pemeriksaan di Polresta Surakarta, Jawa Tengah, Rabu, 11 Februari 2026. (ANTARA/Aris Wasita) Arsip - Jokowi usai menjalani pemeriksaan di Polresta Surakarta, Jawa Tengah, Rabu, 11 Februari 2026. (ANTARA/Aris Wasita) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) disebut telah menjadi kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Jabatan Jokowi, akan diungkapkan dalam waktu dekat.

Hal ini dibongkar oleh Ketua DPP PSI Bestari Barus, menanggapi kabar bahwa Jokowi akan jadi Ketua Dewan Pembina PSI.

"Jadi apa jabatan Pak Jokowi? Pak Jokowi itu sudah di PSI," ujar Bestari, Kamis, 28 Mei 2026.

"Nanti mengenai kapan akan diumumkan jabatannya apa, saya sudah sampaikan di beberapa tempat juga. Akan langsung diumumkan oleh Mas Kaesang, sebagai ketua umum, begitu," imbuhnya.

Menurut Bestari, kendati jabatan formal Jokowi belum diumumkan, Jokowi sudah ditempatkan PSI sebagai patron atau panutan.

"Namun demikian, kami telah juga menempatkan Pak Jokowi itu sebagai patron. Panutan kami di dalam kami bergerak di PSI," tuturnya.

PSI, kata Bestari hanya menunggu momentum yang tepat untuk mengumumkan hal ini ke publik. Publik menurutnya diminta untuk bersabar terkait pengumuman posisi Jokowi di PSI.

"Bukan keputusan Mas Kaesang, tapi kesempatan, waktu, dan tentu waktu yang tepat gitu loh. Sabar saja, nggak akan lari. Kalau saya ditanya apakah iya, ya saya jawabnya harapan saya seperti itu, gitu," jelas Bestari.

"Semakin jelas, semakin bisa disampaikan kepada publik bahwa beliau sudah berada di PSI dan sudah berapa kali menyampaikan juga pernyataan bahwa akan mendukung full PSI dan akan bekerja keras untuk PSI, itu di kongres," tuturnya.

Bestari turut menyinggung pernyataan Jokowi yang menyebut dirinya masih siap turun langsung ke daerah untuk membantu partai.

"Kemudian di Rakernas juga menyampaikan, ‘Saya akan bekerja mati-matian dan saya masih sanggup untuk turun sampai ke kabupaten/kota, sampai kecamatan’, kan begitu," jelasnya.

Perihal rencana kunjungan Jokowi ke sejumlah DPD PSI, Bestari mengungkapkan itu bukan merupakan bagian dari persiapan menuju posisi Ketua Dewan Pembina PSI. Namun, dalam rangka untuk memenuhi undangan masyarakat.

“Oh tidak, itu hal yang berbeda. Dewan pembina itu bukan karena mengunjungi. Mengunjungi itu, berkunjung itu, keliling itu, dalam rangka memenuhi undangan dari masyarakat, gitu loh. Yang dulu pernah semasa beliau menjabat kan memang Pak Jokowi ini identik dengan blusukan, kan gitu," jelas dia.

Bestari mengungkapkan, safari Jokowi ke daerah dilakukan guna menyapa masyarakat sekaligus bertemu berbagai elemen. Yakni dari tokoh daerah sampai relawan.

"Sekarang mau menyapa kembali, sekaligus nanti bertemu dengan tokoh-tokoh, apakah ada relawan-relawan lokal, ataukah relawan mana ataukah tokoh lintas agama kah. Kemudian juga mungkin organisasi-organisasi, dan juga ya utamanya juga mengunjungi DPD-DPD PSI, begitu," tandas Bestari.

x|close