Menlu Singapura Ssebut Korut Tak Berminat Berdialog dengan AS-Korsel

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 31 Mei 2026, 10:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Bendera Korea Utara (korut) Bendera Korea Utara (korut) (Istimewa)

Ntvnews.id, SingapuraMenteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, menyatakan bahwa Korea Utara saat ini tampaknya tidak menunjukkan minat untuk menjalin dialog dengan Amerika Serikat maupun Korea Selatan. Menurutnya, Pyongyang lebih memusatkan perhatian pada penguatan kemandirian nasional dan kemampuan pertahanan militernya.

Dilansir dari AFP, Minggu, 31 Mei 2026, Pernyataan tersebut disampaikan Balakrishnan setelah melakukan kunjungan langka ke Pyongyang, yang menjadi kunjungan pertamanya ke Korea Utara dalam delapan tahun terakhir. Kunjungan itu juga bertepatan dengan peringatan 50 tahun hubungan diplomatik antara Singapura dan Korea Utara.

Komentar Balakrishnan muncul di tengah sikap Korea Utara yang berulang kali menolak tawaran dialog dari pemerintah Korea Selatan serta terus menunjukkan dukungan kepada Rusia dalam konflik di Ukraina.

Dalam keterangannya kepada media di Seoul pada Kamis, 28 Mei 2026 malam, Balakrishnan mengungkapkan hasil pengamatannya selama kunjungan kerja dua hari ke negara tersebut.

"Saat ini, mereka... tampaknya tidak tertarik pada keterlibatan eksternal apa pun, baik dengan Amerika maupun dengan ROK (Republik Korea -- nama resmi Korsel)," kata Balakrishnan.

Baca Juga: Xi Jinping Dikabarkan Akan Kunjungi Korea Utara

Ia menambahkan bahwa fokus utama Pyongyang saat ini berada pada penguatan kemampuan dalam negeri.

"Sebaliknya, mereka fokus pada membangun kemandirian mereka sendiri serta pencegahan militer mereka sendiri," sebutnya, setelah melakukan kunjungan kerja selama dua hari ke Korut.

Dalam beberapa bulan terakhir, hubungan antara Korea Utara dan Korea Selatan semakin memburuk. Pyongyang bahkan menyebut Korea Selatan sebagai "negara paling bermusuhan" dan menghapus seluruh referensi mengenai reunifikasi Semenanjung Korea dari konstitusinya.

Balakrishnan juga melihat adanya perubahan sikap yang semakin tegas dari Korea Utara terkait isu penyatuan kembali kedua Korea.

"Saat ini, (Korut) tidak mencari peluang untuk pembicaraan atau keterlibatan secara signifikan," ujarnya.

Meski hubungan ekonomi antara Singapura dan Korea Utara relatif terbatas, kedua negara tetap mempertahankan hubungan diplomatik yang baik. Dalam kesempatan tersebut, Balakrishnan mengaku telah mengundang Korea Utara untuk menghadiri forum regional yang diselenggarakan oleh ASEAN.

Selain membahas isu diplomasi, Balakrishnan juga membagikan kesannya mengenai perkembangan Pyongyang melalui unggahan di Facebook.

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, menyampaikan pernyataan tegas terkait ketegangan di Timur Tengah. <b>(Reuters)</b> Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, menyampaikan pernyataan tegas terkait ketegangan di Timur Tengah. (Reuters)

Dalam video yang diunggahnya, ia menyebut bahwa "Pyongyang adalah kota modern, bersih, dan terencana dengan baik".

Menurutnya, ibu kota Korea Utara tersebut mengalami perubahan signifikan dibandingkan saat kunjungan terakhirnya delapan tahun lalu.

"Terus mengalami kemajuan signifikan sejak kunjungan terakhir saya delapan tahun lalu. Jalanan ramai, lebih banyak mobil di jalan, dan banyak bangunan serta pembangunan baru," ucapnya.

Di tengah kebuntuan hubungan Korea Utara dengan sejumlah negara, Balakrishnan mengingatkan pentingnya pendekatan jangka panjang dan menghindari langkah-langkah yang dapat memperburuk situasi.

"Jangan memperburuk situasi, jangan memperparah masalah, tetapi lihatlah peluang dalam jangka panjang untuk membantu atau membuka saluran komunikasi," cetus Menlu Singapura tersebut.

Pernyataan itu mencerminkan pandangan Singapura bahwa dialog tetap perlu dijaga, meskipun Korea Utara saat ini belum menunjukkan ketertarikan untuk kembali terlibat dalam perundingan dengan Amerika Serikat maupun Korea Selatan.

TERKINI

Polda Metro Jaya Buka Posko Pengaduan Korban Penipuan Umrah

Nasional Minggu, 31 Mei 2026 | 11:05 WIB

Sistem Imigrasi Malaysia Lumpuh

Luar Negeri Minggu, 31 Mei 2026 | 10:45 WIB

Israel Putus Hubungan dengan Sekjen PBB Usai Masuk Daftar Hitam

Luar Negeri Minggu, 31 Mei 2026 | 10:35 WIB

Drone Milik Rusia Jatuh di Rumania, Ini Reaksi NATO

Luar Negeri Minggu, 31 Mei 2026 | 10:25 WIB

Hasil Pemeriksaan Medis Trump, Dokter Anjurkan Diet

Luar Negeri Minggu, 31 Mei 2026 | 10:20 WIB

Menhan AS Khawatir dengan Peningkatan Kekuatan Militer China

Luar Negeri Minggu, 31 Mei 2026 | 10:15 WIB
Load More
x|close