13 Potongan Tubuh Ditemukan di Lokasi Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Jun 2026, 14:52
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi - Ilustrasi ledakan. ANTARA/Dokumentasi Pribadi Ilustrasi - Ilustrasi ledakan. ANTARA/Dokumentasi Pribadi (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebanyak 13 potongan tubuh ditemukan tim gabungan saat melakukan pencarian di lokasi ledakan bom sisa peninggalan Perang Dunia II di Kabupaten Biak Numfor, Papua Tengah. Seluruh potongan tubuh yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) telah diserahkan kepada tim identifikasi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Ari Trestiawan mengungkapkan bahwa proses pencarian melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas.

"Tim gabungan yang melibatkan Basarnas berhasil menemukan 13 serpihan atau potongan bagian tubuh," ujar Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).

Penemuan tersebut menjadi bagian dari upaya pencarian korban yang masih berlangsung pascaledakan. Tim gabungan terus menyisir area di sekitar lokasi kejadian untuk mencari korban lain yang hingga kini belum ditemukan.

Menurut Ari, pencarian saat ini dipusatkan di area Ring 2, terutama kawasan pantai dan perairan yang berada di sekitar lokasi ledakan. Sementara itu, area Ring 1 yang diduga menjadi titik sumber ledakan belum dapat diakses secara maksimal karena belum dinyatakan aman.

Baca Juga: Kebakaran Kemayoran Hanguskan Permukiman, 620 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

"Fokus pencarian saat ini dilakukan di area Ring 2, khususnya wilayah pantai dan perairan sekitar lokasi kejadian," beber Ari.

"Sementara area Ring 1 yang diduga menjadi sumber ledakan masih belum dinyatakan aman atau steril sehingga belum dapat dilakukan pencarian secara maksimal," tambahnya.

Potongan tubuh yang ditemukan selanjutnya ditangani oleh Tim Identifikasi Polda Papua bersama RSUD Biak guna memastikan identitas korban melalui pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan data terbaru, jumlah korban luka ringan akibat ledakan tercatat sebanyak 18 orang. Dari jumlah tersebut, dua orang masih menjalani perawatan di RSUD Biak. Selain itu, sebanyak 56 warga terpaksa mengungsi, terdiri atas 43 orang dewasa dan 13 balita.

Sementara itu, lima korban meninggal dunia akibat ledakan telah dimakamkan di TPU Sorido, Distrik Biak Kota, pada Senin (1/6) siang. Di sisi lain, tim gabungan masih berupaya mencari tiga korban lain yang hingga kini belum diketahui keberadaan maupun kondisinya.

Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan bom yang menewaskan lima warga tersebut masih belum terungkap. Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Satbrimob Polda Papua masih melakukan proses sterilisasi di lokasi kejadian sebelum langkah pencarian dan investigasi dapat dilakukan secara lebih menyeluruh.

x|close