Ntvnews.id, Jakarta - PT MRT Jakarta melakukan revitalisasi kawasan Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta dengan mengembangkan area baru berbentuk ruang multifungsi atau extended concourse. Proyek ini dirancang untuk memperkuat integrasi kawasan transit di pusat ibu kota sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna transportasi publik.
Direktur Pengembangan Bisnis MRT Jakarta Farchad Mahfud menyampaikan bahwa progres pembangunan saat ini telah melampaui target awal. Ia mengatakan,
"Di extended concourse Bundaran HI, saat ini progres dari realisasi fisik sudah mencapai 7,83 persen dari rencananya di 7,69 persen," kata Direktur Pengembangan Bisnis MRT Jakarta Farchad Mahfud dalam Forum Jurnalis 2026 di Jakarta, Rabu, 3 Juni 2026.
Farchad menargetkan proyek tersebut dapat selesai pada pertengahan 2027 dan dioperasikan bersamaan dengan uji coba rute Bundaran HI–Monas. Selain mendukung pengembangan fase 2A MRT, proyek ini juga disiapkan untuk menyambut momentum lima abad Kota Jakarta.
Baca Juga: Pramono Bangga, Proyek MRT Jakarta Dikerjakan 3.800 Putra-Putri Indonesia
Sejumlah pekerjaan konstruksi telah dilakukan, mulai dari pemindahan pohon, relokasi utilitas, hingga penguatan struktur bawah tanah untuk mencegah rembesan.
"Pekerjaan-pekerjaan seperti pemindahan pohon kita koordinasi dengan Distamhut DKI dan pekerjaan di sisi Plaza Indonesia, Alhamdulillah relokasi utilitas sebagainya sudah bisa dilaksanakan," ucap dia.
Saat ini, MRT Jakarta juga tengah melakukan seleksi mitra usaha yang akan mengisi area extended concourse setelah beroperasi. Proses ini diharapkan menghasilkan tenant yang dapat langsung aktif saat fasilitas tersebut dibuka pada 2027.
"Proses seleksi mitra juga sedang kita lakukan, sehingga pada saat operasi nanti itu bisa kita seleksi. Pada saat operasi nanti di 2027, kita berharap ini sudah bisa langsung fungsional," katanya.
Pembangunan ruang multifungsi (extended concourse) di Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta yang direncanakan diresmikan pada 2027, Jakarta, Rabu (3/6/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri. (Antara)
Baca Juga: Proyek MRT Jakarta Fase 2A Capai 59,7 Persen
Proyek ini juga diharapkan mampu menghidupkan konsep kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD) di kawasan Bundaran HI, sekaligus meningkatkan konektivitas kawasan pusat bisnis Jakarta.
Pembangunan yang dikelola oleh PT Integrasi Transit Jakarta ini memiliki nilai investasi sekitar Rp148,2 miliar dan ditargetkan selesai pada Juni 2027, bertepatan dengan perayaan 500 tahun Kota Jakarta.
Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta yang berada sekitar 18 meter di bawah permukaan tanah merupakan salah satu stasiun tersibuk pada fase 1 MRT Jakarta, dengan rata-rata 450–500 ribu penumpang per bulan. Angka ini diperkirakan akan meningkat seiring beroperasinya fase 2A segmen Bundaran HI–Monas pada 2027, serta pengembangan lanjutan hingga Kota pada 2029.
(Sumber: Antara)
Desain ruang multifungsi (extended concourse) di Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta yang direncanakan diresmikan pada 2027, Jakarta, Rabu (3/6/2026). ANTARA/HO-PT MRT Jakarta. (Antara)