Ntvnews.id, Jakarta - Markas Besar TNI menegaskan bahwa pembangunan Markas Yonif Teritorial Pembangunan (YTP) di berbagai daerah selalu diawali dengan pendekatan humanis kepada masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kehadiran satuan baru TNI dapat diterima dengan baik oleh warga serta tidak menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Muhamad Nas menjelaskan bahwa dialog menjadi metode utama yang digunakan sebelum pembangunan markas dilakukan. Melalui pendekatan tersebut, TNI menyampaikan informasi secara terbuka mengenai tujuan pembangunan, manfaat keberadaan Yonif Teritorial Pembangunan, serta kondisi lahan yang akan digunakan.
Baca Juga: Trenggono Ajukan Pensiun Dini dari TNI Usai Ditunjuk sebagai Wakil Kepala BGN
"Jadi yang kita laksanakan adalah pendekatan secara humanis, secara kemanusiaan, secara data dan fakta kita sampaikan," kata Nas saat konferensi pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa, 9 Juni 2026.
Menurut Nas, pemilihan lokasi pembangunan markas bukan ditentukan oleh TNI, melainkan berdasarkan usulan dan keputusan pemerintah daerah yang menyesuaikan dengan kebutuhan serta rencana strategis pembangunan wilayah. Ia menegaskan bahwa TNI hanya menyampaikan kebutuhan pembangunan satuan, sementara penentuan lokasi dilakukan oleh pemerintah daerah setempat.
"Bukan kami yang menunjuk titik situ, tetapi kita minta daerah mana yang akan dibangun berdasarkan rencana strategis yang dibuat, pemerintah daerah lah yang menentukan tempat itu," ujarnya.
Baca Juga: Ditunjuk Jadi Wakil Kepala BGN, Mayjen Trenggono Pilih Pensiun Dini dari TNI
Tidak hanya dalam penentuan lokasi, keterlibatan pemerintah daerah dan masyarakat adat juga dilakukan dalam proses penamaan markas Yonif Teritorial Pembangunan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya TNI untuk membangun komunikasi yang baik dan memperkuat keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan fasilitas pertahanan di daerah.
Melalui pendekatan kolaboratif dan dialogis tersebut, TNI berharap pembangunan markas YTP dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Kehadiran satuan baru itu diharapkan tidak dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai bagian dari upaya memperkuat pertahanan wilayah sekaligus mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di daerah.
(Sumber: Antara)
Kapuspen Mabes TNI Brigjen TNI Muhamad Nas saat jumpa pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2026). ANTARA/Walda Marison (Antara)