BBM Naik, Pramono Optimistis Pengguna Transportasi Umum di Jakarta Meningkat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Jun 2026, 16:21
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (Ntvnews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung optimistis jumlah pengguna transportasi umum di ibu kota akan terus meningkat seiring kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), dan semakin baiknya layanan transportasi publik yang tersedia saat ini.

Menurut Pramono, kondisi tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke moda transportasi massal yang lebih ekonomis, nyaman, dan terintegrasi.

"Apalagi dengan kenaikan BBM ini, maka peluang orang untuk naik transportasi umum juga makin besar," katanya di Jakarta Pusat, Rabu, 10 Juni 2026.

Politisi PDI Perjuangan tersebut mengungkapkan, bahwa jaringan transportasi publik di Jakarta saat ini telah memiliki tingkat konektivitas hingga 93 persen.

Capaian tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam mendorong perubahan pola mobilitas masyarakat menuju penggunaan transportasi umum yang lebih masif.

Baca Juga: Soal Beban Subsidi Transjabodetabek, Pramono: Kalau Ada yang Mau Patungan Alhamdulillah Banget

Bus Transjakarta melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/rwa. <b>(Antara)</b> Bus Transjakarta melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/rwa. (Antara)

Baca Juga: Pertamax Naik, Purbaya Klaim Pengaruh ke Inflasi Minim

Meski demikian, tingkat pengguna transportasi umum secara rutin masih berada di bawah angka 30 persen. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun terus berupaya meningkatkan angka tersebut melalui berbagai kebijakan dan pengembangan layanan.

Menurutnya, dengan konektivitas yang semakin baik serta pilihan moda transportasi yang semakin lengkap, target peningkatan pengguna transportasi umum sangat realistis untuk dicapai.

Saat ini warga Jakarta memiliki beragam pilihan transportasi publik yang saling terhubung, mulai dari MRT Jakarta, LRT Jakarta, Transjakarta, Transjabodetabek, Mikrotrans, hingga JakLingko.

Keberagaman moda transportasi tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan perjalanan sehari-hari tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi.

"Pilihannya juga banyak, apakah itu MRT, LRT, Transjakarta, Transjabodetabek, JakLingko, dan sebagainya," ungkapnya.

x|close