Ntvnews.id, Jakarta - Kepolisian menutup akses Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, dari kedua arah menyusul berlangsungnya aksi unjuk rasa yang digelar oleh kelompok mahasiswa pada Senin, 15 Juni 2026.
Ratusan mahasiswa sebelumnya bergerak dari kawasan Tugu Tani sekitar pukul 14.27 WIB. Massa kemudian berjalan menuju Jalan Medan Merdeka Selatan dan tiba di lokasi aksi sekitar pukul 14.50 WIB.
Dalam demonstrasi tersebut, para mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan dan kritik terhadap berbagai kebijakan pemerintah. Beberapa isu yang menjadi sorotan antara lain program Makan Bergizi Gratis (MBG), pelemahan nilai tukar rupiah, serta kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi.
Dampak dari aksi tersebut juga dirasakan pada layanan transportasi umum. Sejumlah rute Transjakarta, termasuk koridor 2A dan 5C yang menuju kawasan Monas, mengalami pengalihan jalur sebelum mencapai area Patung Kuda.
Untuk mengamankan jalannya demonstrasi, aparat gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan jajaran polsek diterjunkan ke sejumlah titik di Jakarta.
Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, menjelaskan bahwa aksi mahasiswa pada hari itu tidak hanya berlangsung di kawasan Medan Merdeka Selatan.
Menurutnya, demonstrasi juga digelar di depan Gedung DPR/MPR RI serta di kawasan Jalan Kwitang Raya.
Terkait pengaturan arus lalu lintas selama aksi berlangsung, kepolisian menyatakan rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi dan jumlah massa yang berada di lapangan.
(Sumber: Antara)
Polisi menutup Jalan Medan Merdeka Selatan arah Tugu Tani, Senin, 15 Juni 2026. (Antara)