Kasus Tabrak Lari BMW Listrik Vs Ojol Berakhir Damai

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Jun 2026, 11:46
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Tangkapan layar - sebuah mobil listrik menjadi sasaran amukan massa usai diduga menabrak seorang pengendara sepeda motor di Jalan Meruya Selatan, tepatnya Universitas Mercu Buana, Kembangan, Jakarta Barat, Senin, 22 Juni 2026. Tangkapan layar - sebuah mobil listrik menjadi sasaran amukan massa usai diduga menabrak seorang pengendara sepeda motor di Jalan Meruya Selatan, tepatnya Universitas Mercu Buana, Kembangan, Jakarta Barat, Senin, 22 Juni 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Kasus tabrak lari yang terjadi di kawasan Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta Barat pada Senin, 22 Juni 2026 dan melibatkan mobil listrik BMW serta seorang pengemudi ojek online (ojol) kini telah selesai. Kedua belah pihak memilih jalan damai setelah menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan.

Aparat kepolisian membantu memfasilitasi proses mediasi tersebut hingga membuahkan kesepakatan. Hal ini dikonfirmasi oleh AKP Joko Siswanto selaku Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat.

“Intinya kedua belah pihak baik dari pengendara BMW dan dari keluarga ojol yang diwakili anaknya sudah langsung kami bantu untuk mediasi dan sepakat untuk diselesaikan secara kekeluargaan,” ucap Joko saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, 23 Juni 2026.

Mengenai detail dari kesepakatan damai tersebut, Joko menjelaskan bahwa hal itu merupakan wilayah privasi kedua pihak. Pihak kepolisian hanya bertindak sebagai fasilitator tempat tanpa ikut campur dalam poin-poin perdamaian.

Baca Juga:Polisi Tangkap Pengemudi BMW Listrik yang Diduga Tabrak Pemotor di Kembangan

“Terkait kesepakatannya apa, tentunya kita tidak bisa masuk dalam ranah itu. Nanti dianggapnya intervensi, penyidik hanya menyiapkan fasilitas untuk mediasi di kantor,” ujar Joko.

Langkah restorative justice sengaja diambil oleh kepolisian demi memastikan rasa keadilan bagi semua pihak terpenuhi, terutama di tengah munculnya isu bahwa pengemudi BMW sempat menyangkal telah menabrak korban.

“Permasalahan sudah selesai secara kekeluargaan. Kami mengedepankan restorative justice, artinya terpenuhinya rasa keadilan seseorang,” tambahnya.

Kronologi Singkat Insiden

Peristiwa ini sebelumnya sempat viral karena sebuah mobil listrik diamuk oleh massa setelah diduga menabrak pengendara motor di Jalan Meruya Selatan, tepatnya di area depan Universitas Mercu Buana, Jakarta Barat pada hari Senin, 22 Juni 2026.

Baca Juga:BMW Listrik Jadi Sasaran Amukan Massa Usai Diduga Tabrak Pemotor di Kembangan

Akibat dari kecelakaan tersebut, pengendara motor berinisial S yang menunggangi kendaraan bernomor polisi B-6242-VDR dilaporkan mengalami cedera.

"Luka lecet pada bagian tangan dan kaki, berobat ke RSUD Kembangan," kata Joko.

Berdasarkan kronologi kejadian, mobil listrik dengan nomor polisi B-77-NRI yang dikemudikan oleh pria berinisial AW mulanya tengah melintas dari arah utara menuju selatan di Jalan Meruya Selatan.

"Sesampainya di depan Universitas Mercu Buana, mobil itu menabrak sepeda motor yang dikendarai oleh Sutiyo, yang melaju dari arah selatan ke utara," kata Joko.

Benturan keras tersebut menyebabkan Sutiyo mengalami luka-luka serta mengakibatkan kerusakan di beberapa bagian pada sepeda motor miliknya.

(Sumber: Antara)

x|close