Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, secara resmi mengumumkan berakhirnya sayembara pencarian pelaku tindakan keji terhadap Vina. Hal ini menyusul keberhasilan jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat dalam meringkus pelaku yang diidentifikasi bernama Taufik Hidayat.
Dalam pernyataan resminya di Instagram, Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa uang senilai Rp250 juta yang awalnya dijanjikan bagi siapa saja yang menemukan pelaku, kini telah dialihkan peruntukannya. Berdasarkan hasil koordinasi dengan Kapolda Jawa Barat, dana tersebut akan diserahkan sepenuhnya kepada keluarga korban dalam bentuk deposit.
"Sayembara itu sudah berakhir, dan pelaku kejahatan tersebut ditangkap oleh Polda Jabar. Selanjutnya, saya sudah berkoordinasi dengan Kapolda Jabar, dan beliau menyarankan dana 250 juta itu diserahkan pada keluarga korban," ujar Dedi Mulyadi di Instagram, Kamis, 25 Juni 2026.
Dedi menjelaskan bahwa bantuan tersebut tidak diberikan dalam bentuk uang tunai langsung, melainkan dalam bentuk instrumen keuangan yang lebih menjamin masa depan keluarga, yakni sertifikat deposito Bank Jabar (BJB).
Rencananya, prosesi penyerahan sertifikat deposito senilai Rp250 juta tersebut akan dilakukan secara simbolis pada tanggal 1 Juli 2026. Pemilihan tanggal tersebut dilakukan untuk menghormati institusi kepolisian yang telah berhasil mengusut tuntas kasus ini.
"Pada tanggal 1 Juli 2026, bersamaan dengan Hari Bhayangkara atau Hari Jadi Polri, kami akan menyerahkan sertifikat deposito Bank Jabar senilai 250 juta tersebut," lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Polda Jawa Barat. Ia memuji kinerja cepat kepolisian dalam menangkap pelaku kejahatan sadis yang terlibat dalam aksi penyekapan tersebut.
Dedi berharap agar peristiwa serupa yang melibatkan kekejaman luar biasa tidak akan terulang kembali di masa depan.
"Saya mengucapkan terima kasih pada seluruh jajaran Polda Jabar yang telah bekerja keras dan menangkap pelaku kejahatan, kesadisan, penyekapan itu dengan cepat. Hatur nuhun, salam untuk semuanya," pungkasnya.
Arsip - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Bandung. (ANTARA/Ricky Prayoga) (Antara)