Ntvnews.id, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan rotasi, mutasi, dan promosi jabatan terhadap 1.121 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen). Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat organisasi, menyegarkan struktur kelembagaan, serta mendukung pengembangan karier personel.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan dari total personel yang dimutasi, sebanyak 748 orang memperoleh promosi jabatan maupun perpindahan pada posisi setara.
Sejumlah posisi strategis turut mengalami pergantian. Jabatan Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Kapuslitbang) Polri kini dipercayakan kepada Brigjen Pol. Didi Hayamansyah.
Perubahan juga terjadi pada dua posisi kepala kepolisian daerah. Jabatan Kapolda Aceh kini diemban Brigjen Pol. Ruddi Setiawan, sedangkan Kapolda Papua Barat Daya dipercayakan kepada Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru.
Baca Juga: Kapolri Mutasi Ribuan Perwira Polri, Ini Daftarnya
Pada tingkat kewilayahan, Polri juga melakukan promosi terhadap 190 jabatan Kapolres, Kapolresta, Kapolrestabes, dan Kapolres Metro.
Dalam mutasi kali ini, Polri membentuk satu Polresta baru di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN), empat Polres Tipe D baru, serta meningkatkan status delapan Polres Tipe D menjadi Polresta.
"Pembentukan dan peningkatan tipe satuan kewilayahan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kepolisian kepada masyarakat, sekaligus menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan perkembangan wilayah dan tantangan kamtibmas yang semakin dinamis," ucapnya.
Empat Polres Tipe D yang baru dibentuk berada di wilayah Padang Lawas Utara, Sumba Tengah, Konawe Kepulauan, dan Banggai Laut. Sementara itu, delapan Polres yang naik status menjadi Polresta berada di Karawang, Batang, Klaten, Tuban, Sumenep, Gowa, Banggai, dan Lombok Tengah.
Baca Juga: Pemerintah-DPR Sepakat Usia Pensiun Perwira Polri 60 Tahun, Bintara dan Tamtama 59 Tahun
Selain itu, Polri juga memperluas kesempatan bagi polisi wanita (polwan) untuk menduduki jabatan strategis. Sebanyak 45 polwan memperoleh promosi jabatan, termasuk 17 personel yang dipercaya memimpin wilayah sebagai Kapolres setingkat IIIA2.
"Peningkatan peran polwan dalam jabatan strategis menunjukkan komitmen Polri terhadap pengembangan sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan berbasis kompetensi tanpa membedakan gender," kata Trunoyudo.
Mutasi kali ini tidak hanya mencakup promosi dan rotasi. Polri juga melakukan pengukuhan jabatan terhadap delapan personel, penempatan tugas bagi 68 lulusan Pendidikan Pengembangan Pimpinan dan Tinggi (Dikbangti) serta program doktor Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), dan mengirim 37 personel untuk mengikuti pendidikan pengembangan maupun pendidikan pengembangan manajemen tahun anggaran 2026.
Menurut Trunoyudo, seluruh kebijakan mutasi dilaksanakan berdasarkan kebutuhan organisasi, sistem merit, dan hasil evaluasi kinerja yang dilakukan secara berkelanjutan.
"Melalui mutasi ini diharapkan seluruh personel yang mendapatkan amanah jabatan baru dapat segera beradaptasi, meningkatkan kinerja, dan memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi serta masyarakat," ucapnya.
(Sumber: Antara)
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko (kedua kanan). (Antara)