Ntvnews.id, Bekasi - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk dan belasan sepeda motor menyebabkan kemacetan panjang di Simpang Kampus Unisma, Jalan Cut Mutia, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Senin, 29 Juni 2026 pagi. Insiden tersebut diduga dipicu oleh truk yang mengalami rem blong saat melintas di kawasan tersebut.
Kemacetan mengular hingga ratusan meter karena banyaknya kendaraan yang terlibat kecelakaan serta proses evakuasi yang dilakukan petugas di lokasi kejadian.
Salah seorang saksi, Muhammad Iqbal, mengatakan kecelakaan itu mengakibatkan korban jiwa dan melibatkan banyak sepeda motor.
"Kejadian ini menimbulkan korban jiwa seorang pengendara ojek daring. Tadi kurang lebih ada 10 unit lebih sepeda motor yang terlibat. Saya tidak melihat secara pasti jumlahnya karena sudah tertutup kain," katanya.
Baca Juga: Truk Hilang Kendali Seruduk Motor di Lampu Merah Bekasi, 1 Tewas dan 9 Luka
Iqbal menjelaskan truk boks bersayap atau wing box melaju dari arah Jakarta menuju Terminal Bekasi dengan kecepatan tinggi ketika lampu lalu lintas di persimpangan masih menunjukkan warna merah.
"Lampu masih merah, belum waktunya jalan. Langsung menabrak motor-motor yang sedang berhenti di lampu merah. Informasi yang saya dapat, truk mengalami rem blong," katanya.
Setelah menerima laporan kejadian, petugas kepolisian bersama Dinas Perhubungan Kota Bekasi segera mendatangi lokasi untuk mengatur arus kendaraan sekaligus melakukan evakuasi terhadap kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Saksi lainnya, Bayu Sukma Nugraha, menyebut tabrakan tidak hanya melibatkan kendaraan yang berhenti di lampu merah, tetapi juga kendaraan dari arah Tol Timur menuju SMP Negeri 2 Kota Bekasi yang sedang melintas di persimpangan.
Baca Juga: Truk Rem Blong Tabrak Belasan Motor, 1 Orang Tewas di Bekasi
Menurut Bayu, sedikitnya enam sepeda motor dari satu arah dan sekitar delapan sepeda motor dari arah lainnya terdampak akibat kecelakaan tersebut.
"Kalau ditotal mungkin ada belasan motor yang kena," ujarnya.
Ia mengatakan satu pengemudi ojek daring dilaporkan meninggal dunia, sementara sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka.
"Yang saya tahu baru satu orang meninggal, pengemudi ojol. Yang luka-luka sekitar tujuh orang," katanya.
Bayu juga mengungkapkan beberapa sepeda motor berikut pengendaranya sempat terseret sebelum truk akhirnya berhenti di area median jalan yang berada tidak jauh dari titik tabrakan.
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan. Data resmi terkait jumlah korban, identitas korban, serta besaran kerugian materiil masih menunggu keterangan dari pihak berwenang.
(Sumber: Antara)
Kondisi lalu lintas usai insiden kecelakaan maut di Simpang Kampus Unisma Bekasi, Jalan Cut Mutia Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin, 29 Juni 2026. (Antara)