Menteri Israel Usul Pindahkan Warga Palestina dari Gaza

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Jul 2026, 06:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kapal-kapal dari Kapal-kapal dari (Antara)

Ntvnews.id, Gaza - Menteri Inovasi, Sains, dan Teknologi Israel, Gila Gamliel, mengungkapkan bahwa dirinya telah mengajukan sebuah rencana pemerintah untuk merelokasi warga Palestina dari Jalur Gaza dengan melibatkan badan intelijen Israel, Mossad.

Dalam sebuah wawancara, Gamliel yang juga merupakan anggota kabinet keamanan Israel, menyatakan bahwa ia telah menyusun sebuah inisiatif politik yang diberi nama "migrasi sukarela dari Jalur Gaza" dan telah menyerahkannya kepada pemerintah untuk dipertimbangkan.

"Saya telah menyiapkan rencana ini dan mengajukannya kepada kabinet. Rencana ini hampir siap untuk diimplementasikan, dan Mossad kini telah bergabung dalam proses untuk mengelola upaya ini dengan sebaik mungkin," kata Gamliel, seperti dikutip Middle East Monitor.

Gamliel menjelaskan bahwa usulan tersebut merupakan bagian dari strategi yang lebih luas yang sedang dijalankan pemerintah Israel. Ia juga menegaskan bahwa operasi militer Israel di Jalur Gaza akan terus diperluas.

"Saat ini kami menguasai lebih dari 60 persen Gaza secara militer, dan kami akan terus maju hingga mencapai tujuan perang, yaitu memastikan bahwa Hamas tidak lagi dapat mengendalikan Jalur Gaza, baik secara militer maupun politik," kata dia.

Baca Juga: Pertemuan BoP di Siprus Akhir Juni Bahas Strategi Baru Perdamaian Gaza

"Di masa depan, Gaza dapat menjadi peluang bagus untuk pemukiman, setelah migrasi sukarela terjadi," imbuhnya.

Meski demikian, Gamliel tidak menjelaskan negara mana yang akan menjadi tujuan relokasi warga Palestina tersebut. Ia juga tidak mengungkapkan secara rinci bentuk keterlibatan Mossad dalam pelaksanaan rencana tersebut.

Usulan mengenai relokasi warga Palestina dan pembangunan kembali permukiman Israel di Gaza itu dinilai bertentangan dengan berbagai inisiatif internasional, termasuk proposal yang diajukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakhiri konflik di wilayah tersebut.

Sebelumnya, sejumlah pejabat senior Israel, termasuk Menteri Keuangan Bezalel Smotrich dan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir, berulang kali menyuarakan dukungan terhadap relokasi warga Palestina dari Jalur Gaza. Namun, gagasan tersebut menuai kritik dari berbagai pihak di komunitas internasional.

TERKINI

Load More
x|close