Ntvnews.id, Taheran - Sejumlah pemimpin dan utusan negara menghadiri prosesi pemakaman sekaligus memberikan penghormatan terakhir kepada Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di Teheran, Iran, pada Sabtu, 4 Juli 2026. Rangkaian upacara penghormatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama enam hari.
Berdasarkan laporan yang disampaikan Kedutaan Besar Iran di Jakarta, sejumlah pejabat dan utusan dari berbagai negara telah tiba di Iran untuk menghadiri prosesi tersebut, termasuk perwakilan dari negara-negara tetangga Indonesia.
"Malaysia mengirimkan seorang utusan khusus berserta delegasi untuk menyampaikan penghormatan terakhir kepada Pemimpin Syahid Iran, Ayatollah Syahid Seyed Ali Khamenei," demikian pernyataan yang diunggah melalui akun X @IraninIndonesia.
Selain Malaysia, utusan khusus Presiden Myanmar juga dilaporkan hadir untuk menyampaikan penghormatan terakhir. Raja Thailand turut mengirimkan perwakilan resmi untuk menghadiri prosesi pemakaman tersebut.
Sementara itu, hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai apakah Pemerintah Indonesia mengirimkan utusan untuk menghadiri pemakaman Ayatollah Ali Khamenei. Kementerian Luar Negeri RI belum memberikan tanggapan terkait konfirmasi tersebut.
Baca Juga: Iran Mulai Tahap Awal Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei
Berdasarkan laporan Al Jazeera, ribuan pelayat telah memadati kompleks Masjid Raya Mosallah di Teheran sejak pagi hari, bahkan sebelum prosesi resmi dimulai.
Area utama kompleks masjid yang luas itu dipenuhi massa pelayat, sementara pemerintah Iran memberlakukan pembatasan lalu lintas secara besar-besaran di berbagai wilayah ibu kota untuk mendukung kelancaran acara.
Setelah prosesi di Teheran, rangkaian pemakaman Ayatollah Ali Khamenei dijadwalkan berlanjut ke Irak sebelum jenazah dimakamkan di Kota Mashhad pada 9 Juli mendatang.
Massa yang berkumpul di kawasan Masjid Agung Teheran tampak mengibarkan bendera merah, yang dalam tradisi Iran menjadi simbol seruan pembalasan atas kematian seseorang.
Pihak berwenang Iran terus memperketat pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama rangkaian prosesi berlangsung, mengingat besarnya jumlah pelayat dan pentingnya acara tersebut bagi Republik Islam Iran.
Seorang warga memberikan penghormatan bunga mawar saat unjuk rasa untuk berkabung untuk pemimpin tertinggi Iran yang telah meninggal, Ali Khamenei, dan menyatakan kesetiaan kepada Pemimpin Tertinggi yang sedang menjabat, Mojtaba Khamenei, di Teheran, (Antara)