Ntvnews.id, Ankara - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara lisan memerintahkan Menteri Keuangan Scott Bessent untuk menghentikan seluruh hubungan perdagangan dengan Spanyol. Instruksi itu disampaikan saat Trump tiba di Ankara, Turki, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO, Rabu, 8 Juli 2026.
Dilansir dari Euro News, Kamis, 9 Juli 2026, Trump meminta agar seluruh aktivitas perdagangan dengan Spanyol dihentikan sebagai respons atas penolakan Madrid memenuhi target peningkatan anggaran pertahanan yang diinginkan NATO.
Dalam pernyataannya, Trump bahkan menyebut Spanyol sebagai mitra yang buruk di dalam aliansi pertahanan tersebut.
"Spanyol adalah kasus yang sia-sia. Kami tidak ingin melakukan bisnis perdagangan apa pun dengan Spanyol lagi," kata Trump dikutip dari Euro News.
Pernyataan itu disampaikan saat Trump tampil bersama Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte di hadapan awak media.
Trump kemudian secara langsung mengarahkan instruksi kepada Menteri Keuangan Scott Bessent.
"Saya ingin Anda (Bessent) menghentikannya. Saya tidak ingin berurusan lagi dengan Spanyol. Putuskan seluruh perdagangan dengan Spanyol, termasuk kunjungan (bilateral)," ujar Trump seraya menoleh Bessent.
"Saya tidak ingin ada lagi perdagangan dengan mereka. Laksanakan segera. Jangan bicara dengan mereka. Mereka sudah tidak ada harapan lagi," tambah Trump.
Baca Juga: Abaikan Irael, Trump Pertimbangkan Penjualan Jet Tempur F-35 ke Turki
Laporan menyebutkan Bessent merespons singkat dan menyatakan akan mematuhi instruksi lisan tersebut.
Trump menilai pemerintahan Perdana Menteri Pedro Sánchez sulit diajak bekerja sama. Sebelumnya, Sánchez yang berasal dari Partai Pekerja Sosialis menolak desakan Washington agar Spanyol meningkatkan belanja pertahanan hingga 5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).
Sementara itu, Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengungkapkan bahwa Spanyol saat ini hanya mengalokasikan anggaran pertahanan sebesar 2 persen dari PDB. Angka tersebut menempatkan negara itu di posisi ketujuh dari 32 anggota NATO.
Pada hari yang sama, Trump kembali melontarkan kritik terhadap Madrid dengan menyebut Spanyol sebagai mitra NATO yang "sangat buruk" dan menegaskan Amerika Serikat tidak lagi ingin menjalin hubungan dagang dengan negara tersebut.
Di sisi lain, pemerintah Spanyol disebut telah mengantisipasi kemungkinan tersebut. Mengutip Euro News, sumber di lingkungan pemerintahan Moncloa menyatakan Perdana Menteri Pedro Sánchez datang ke Ankara dengan membawa sejumlah data untuk menjawab kritik Trump.
"Pemerintah [Spanyol] telah menyusun serangkaian poin pembicaraan yang solid, dan Pedro Sánchez melakukan perjalanan ke Ankara dengan sejumlah data untuk menanggapi serangan Donald Trump," demikian diwartakan kantor berita tersebut.
Arsip - Presiden AS Donald Trump berbicara selama perayaan untuk menghormati para ibu militer di Ruang Timur Gedung Putih di Washington, Amerika Serikat, pada 6 Mei 2026. ANTARA/Anadolu Agency/pri. (Antara)