Indonesia Tegaskan Komitmen Perkuat Sistem Internasional yang Lebih Efektif

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Jul 2026, 19:05
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Luar Negeri RI Sugiono berbicara dalam Jakarta Geopolitical Forum X “Strengthening Multilateralism: Survival Amid Global Turbulence and A Fragmented World” yang diselenggarakan oleh Lemhanas RI di Jakarta, Kamis, 9 Juli 2026 Menteri Luar Negeri RI Sugiono berbicara dalam Jakarta Geopolitical Forum X “Strengthening Multilateralism: Survival Amid Global Turbulence and A Fragmented World” yang diselenggarakan oleh Lemhanas RI di Jakarta, Kamis, 9 Juli 2026 (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan Indonesia akan terus mengambil peran aktif dalam kerja sama multilateral sebagai upaya memperkuat sistem internasional agar semakin efektif dan inklusif.

Dalam keterangan pers Kementerian Luar Negeri RI yang diterima di Jakarta, Kamis, 9 Juli 2026, Sugiono menekankan bahwa Indonesia tidak hanya ingin menjadi pengamat dalam dinamika global, tetapi juga ikut menentukan arah kebijakan internasional.

“Kita akan berada di meja perundingan, bukan hanya berada di pinggir. Kita akan ikut menyusun aturan, bukan sekadar mengikutinya. Dan kita akan mempertahankan sistem internasional dengan cara menjadikannya lebih baik,” kata Sugiono.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Jakarta Geopolitical Forum X bertajuk "Strengthening Multilateralism: Survival Amid Global Turbulence and A Fragmented World" yang diselenggarakan oleh Lemhanas RI di Jakarta pada Kamis, 9 Juli 2026.

Baca Juga: Sultan Brunei Tunjuk Pangeran Abdul Mateen Jadi Menteri Luar Negeri

Menurut Sugiono, multilateralisme hanya dapat berjalan secara efektif apabila setiap negara menunjukkan komitmen nyata dalam pelaksanaannya. Karena itu, Indonesia tetap berkomitmen mendukung sekaligus memperkuat kerja sama multilateral di berbagai tingkat.

Ia juga menegaskan Indonesia akan terus berpartisipasi aktif di berbagai forum multilateral dengan tetap berpedoman pada prinsip politik luar negeri bebas aktif.

Sugiono menjelaskan bahwa Indonesia membuka hubungan baik dengan seluruh pihak karena kerja sama multilateral masih memiliki peran penting dalam hubungan internasional. Meski demikian, setiap langkah dan keputusan yang diambil pemerintah tetap mengutamakan kepentingan nasional.

Menlu RI itu mengakui kondisi global saat ini tengah mengalami perubahan yang cepat dan semakin terfragmentasi. Kendati demikian, Indonesia tetap memandang situasi tersebut dengan optimistis karena setiap perubahan diyakini dapat menghadirkan peluang baru.

Baca juga: Menlu Sugiono Hadiri Pertemuan Menteri Luar Negeri BRICS di India

“Tidak ada satu pun negara yang menginginkan dunia yang terfragmentasi. Namun, seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya, inilah realitas saat ini. Indonesia akan menghadapinya dengan percaya diri,” kata Sugiono.

Lebih lanjut, ia menilai peran strategis dan berbagai bentuk kemitraan baru akan dimiliki oleh negara-negara yang mampu beradaptasi dengan perubahan. Oleh sebab itu, Indonesia bertekad menjadi salah satu negara yang siap menghadapi tantangan tersebut.

(Sumber: Antara)

x|close