Bupati Sukoharjo Etik Suryani Dibawa ke Jakarta Usai Terjaring OTT KPK, Jalani Pemeriksaan Lanjutan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Jul 2026, 09:16
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Bupati Sukoharjo Etik Suryani. Bupati Sukoharjo Etik Suryani.

Ntvnews.id, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, ke Jakarta setelah menjalani pemeriksaan awal di Polresta Surakarta usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT). Selain Etik, empat orang lainnya yang turut diamankan juga diberangkatkan ke Jakarta untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, seluruh pihak yang diamankan dalam operasi tersebut lebih dulu diperiksa di Polresta Surakarta sebelum diterbangkan ke ibu kota.

"Para pihak kemudian dilakukan pemeriksaan awal di Polresta Surakarta, dan pagi ini akan dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Jumat (10/7/2026).

KPK menyebut operasi tangkap tangan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana pemerasan yang melibatkan Etik Suryani terhadap para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo. Dalam operasi itu, total lima orang diamankan.

Baca Juga: PP Hima Persis Minta Supremasi Sipil dan Hukum Dijaga

"Perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo," sebutnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto telah membenarkan adanya operasi tangkap tangan terhadap Bupati Sukoharjo. Namun, hingga kini KPK belum mengungkap identitas empat pihak lain yang turut diamankan bersama Etik Suryani.

"Benar," kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto ketika dikonfirmasi.

Saat ini, seluruh pihak yang diamankan masih berstatus sebagai terperiksa. KPK masih memiliki waktu maksimal 1 x 24 jam sejak penangkapan untuk menentukan dan mengumumkan status hukum para pihak yang terjaring dalam operasi tangkap tangan tersebut.

x|close