Ntvnews.id,Teheran - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengklaim telah meluncurkan serangan menggunakan 10 rudal balistik yang menyasar pusat komando Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah serta pangkalan udara Al-Azraq di Yordania, Kamis, 9 Juli 2026.
"Sebagai hasil dari peluncuran 10 rudal balistik, pusat komando dan kendali musuh di Timur Tengah dan pangkalan udara Al-Azraq di Yordania terkena serangan," kata IRGC dalam sebuah pernyataan yang dikutip IRIB.
IRGC juga menegaskan bahwa Iran akan kembali menyerang pangkalan-pangkalan militer AS lainnya di kawasan Timur Tengah apabila Washington kembali melancarkan serangan terhadap negara tersebut.
Baca Juga: Serangan AS ke Iran Tewaskan 14 Orang, Puluhan Lainnya Terluka
Sebelumnya, pada Rabu, 8 Juli 2026, militer Amerika Serikat melancarkan serangkaian serangan besar ke wilayah Iran.
Sebagai balasan atas aksi tersebut, militer Iran menyatakan telah menyerang sejumlah pangkalan AS di Bahrain dan Kuwait. Di sisi lain, pemerintah Iran menuding Washington telah melanggar memorandum penghentian permusuhan.
(Sumber: Antara)
Ilustrasi - Peluncuran rudal balistik (Antara)