A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Invalid argument supplied for foreach()

Filename: libraries/General.php

Line Number: 87

Backtrace:

File: /www/ntvweb/application/libraries/General.php
Line: 87
Function: _error_handler

File: /www/ntvweb/application/controllers/Read.php
Line: 64
Function: popular

File: /www/ntvweb/index.php
Line: 326
Function: require_once

Hari Pertama Sekolah, SDN Srengseng Sawah 15 Jakarta Diteror Bom - Ntvnews.id

Hari Pertama Sekolah, SDN Srengseng Sawah 15 Jakarta Diteror Bom

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Jul 2026, 10:14
thumbnail-author
Beno Junianto
Penulis & Editor
Bagikan
Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari pertama di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, pada Senin (13/7), terpaksa dihentikan setelah pihak sekolah menerima ancaman teror bom melalui pesan WhatsApp. Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari pertama di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, pada Senin (13/7), terpaksa dihentikan setelah pihak sekolah menerima ancaman teror bom melalui pesan WhatsApp. (depok24jam)

Ntvnews.id, Jakarta - Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) hari pertama di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, pada Senin (13/7), terpaksa dihentikan setelah pihak sekolah menerima ancaman teror bom melalui pesan WhatsApp.

Informasi yang diterima menyebutkan, pesan tersebut dikirim oleh orang tak dikenal dan berisi ancaman bahwa bom telah diletakkan di 11 titik di area sekolah. Pesan serupa diketahui dikirim sebanyak dua kali.

Karena dinilai sebagai ancaman yang serius, pihak sekolah segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian. Polisi bersama Tim Gegana kemudian diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan penyisiran menyeluruh di lingkungan sekolah.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by INFO KOTA DEPOK 24 JAM (@depok24jam)

 

Demi menjaga keselamatan, seluruh siswa yang mengikuti MPLS dipulangkan lebih awal. Hingga saat ini, proses sterilisasi dan penyisiran oleh Tim Gegana masih berlangsung untuk memastikan kondisi sekolah aman.

Belum diketahui identitas pengirim pesan maupun motif di balik ancaman tersebut. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini. Informasi dan video diunggah akun depok24jam.

Baca Juga:Ratusan Personel dan 3 Helikopter Water Bombing Masih Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin

x|close