Ntvnews.id, Washington - Kedutaan Besar Amerika Serikat di Uni Emirat Arab (UEA) membatalkan seluruh jadwal layanan konsuler di perwakilan diplomatiknya di Abu Dhabi dan Dubai selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 Juli 2026, menyusul perkembangan situasi keamanan di kawasan.
Dalam pernyataannya pada Senin, 13 Juli 2026, Kedubes AS menyebut pembatalan berlaku untuk seluruh janji temu konsuler di Kedutaan Besar AS di Abu Dhabi dan Konsulat Jenderal AS di Dubai.
"Kedutaan Besar AS di Abu Dhabi dan Konsulat Jenderal AS di Dubai telah membatalkan janji temu konsuler pada 13-15 Juli, karena situasi keamanan regional," menurut Kedubes AS dalam pernyataannya.
Warga yang telah memiliki jadwal layanan konsuler pada periode tersebut diminta tidak datang ke kantor perwakilan diplomatik karena seluruh agenda akan dijadwalkan ulang.
Baca Juga: Kedubes AS Keluarkan Peringatan Darurat di Yordania
"Jika Anda memiliki janji temu pada tanggal-tanggal tersebut, warga AS tidak perlu datang ke kedutaan atau konsulat. Kami akan menghubungi Anda untuk menjadwalkan ulang," demikian pernyataan tersebut.
Keputusan itu diambil seiring proses evakuasi staf non-darurat AS ke sejumlah negara lain yang berdampak pada berkurangnya kapasitas pelayanan konsuler bagi warga negara Amerika di UEA. Kedutaan juga memastikan layanan pengurusan visa masih ditangguhkan.
Pengumuman tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan militer antara Amerika Serikat dan Iran. Sejak Rabu dini hari, 8 Juli 2026 pekan lalu, AS telah melancarkan beberapa gelombang serangan ke wilayah Iran.
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan operasi militer itu dilakukan sebagai respons terhadap gangguan yang dilakukan Iran terhadap pelayaran komersial di Selat Hormuz.
Baca Juga: AS Tutup Layanan Kedubes di Israel Usai Serangan Rudal Iran
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan ke sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat yang berada di Kuwait, Bahrain, dan Yordania.
(Sumber: Antara)
Ilustrasi - Asap membubung setelah Iran melancarkan serangan rudal yang menargetkan markas armada kelima milik Angkatan Laut AS di Manama, Bahrain, pada 28 Febuari 2026. (Antara)