Dubai Mau Bikin Pelabuhan Baru di UEA untuk Antisipasi Gangguan Selat Hormuz

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Jul 2026, 15:11
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Kapal kargo komersial dan kapal tanker minyak mentah yang berlabuh di Teluk Oman, lepas pantai Muscat, Oman, pada Sabtu, 21 Juni 2026, saat mereka bersiap untuk melintasi Selat Hormuz yang sangat penting. Lalu lintas maritim di sepanjang koridor perd Kapal kargo komersial dan kapal tanker minyak mentah yang berlabuh di Teluk Oman, lepas pantai Muscat, Oman, pada Sabtu, 21 Juni 2026, saat mereka bersiap untuk melintasi Selat Hormuz yang sangat penting. Lalu lintas maritim di sepanjang koridor perd (Antara)

Ntvnews.idMoskow - Perusahaan logistik internasional asal Dubai, DP World, berencana membangun pelabuhan dan terminal kontainer baru di wilayah pesisir timur Uni Emirat Arab (UEA). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi gangguan jalur pelayaran akibat meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah.

Rencana pembangunan fasilitas pelabuhan serbaguna itu saat ini sedang dibahas untuk dibangun di wilayah pesisir Fujairah. Proyek tersebut menjadi alternatif setelah aktivitas di Pelabuhan Jebel Ali, pelabuhan kontainer terbesar di kawasan tersebut, mengalami penurunan signifikan hingga 90-95 persen akibat eskalasi konflik.

Penurunan aktivitas tersebut mendorong DP World mencari jalur transit lain untuk menjaga kelancaran operasional logistik. Perusahaan kini tengah melakukan pembicaraan awal dengan pejabat pemerintah setempat, meskipun rincian terkait skema pembangunan dan pendanaan proyek belum mencapai kesepakatan.

Baca JugaDubai Batasi Penerbangan Asing

"Kami memang memiliki rencana sendiri dan kami telah sangat aktif dalam mengkaji wilayah pantai timur terkait DP World. Ini merupakan langkah antisipatif jika terjadi masalah," kata seorang pejabat senior kepada surat kabar tersebut dan dikutip Sputnik.

DP World belum memberikan konfirmasi terkait detail proyek pembangunan pelabuhan baru di pantai timur UEA. Namun, perusahaan menyebut sedang menyiapkan strategi diversifikasi operasional untuk menghadapi kemungkinan gangguan pada jaringan logistiknya.

Sebelumnya, pada Senin, 13 Juli 2026, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa AS akan berperan sebagai "penjaga" Selat Hormuz. Ia juga menyebut pemerintah AS akan menerima kompensasi sebesar 20 persen dari nilai kargo yang melintasi jalur perairan tersebut.

Baca JugaIran Serang Kapal Tanker Kuwait di Dubai

Trump turut menyampaikan rencana untuk memberlakukan kembali blokade terhadap sejumlah pelabuhan di Iran.

DP World merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengelolaan dan operasional pelabuhan dengan kantor pusat di Dubai, UEA. Perusahaan tersebut tercatat memiliki lebih dari 126.000 pekerja di berbagai wilayah.

(Sumber: Antara)
 
x|close