Ntvnews.id, Jakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyatakan arus kendaraan di sejumlah ruas utama Jakarta Selatan mengalami kemacetan pada Selasa akibat akses menuju Jalan Mampang Prapatan yang masih belum dapat dilalui kendaraan.
Penutupan akses tersebut dilakukan karena proses evakuasi truk pengangkut alat berat yang tersangkut di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Kapten Tendean masih berlangsung.
Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Robby Hefados mengatakan kemacetan terpantau memanjang mulai dari Jalan Suryo dan Jalan Senopati hingga berlanjut ke Jalan Wolter Mongonsidi.
"Selain itu, kepadatan kendaraan juga terjadi dari arah timur di Jalan Warung Buncit Raya, serta adanya antrean kendaraan yang cukup panjang di Jalan HR Rasuna Said," katanya.
Baca Juga: Rekayasa Lalu Lintas Tendean Arah Blok M Selama Pembongkaran JPO
Untuk mengurangi kepadatan kendaraan, kata Robby, petugas memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan dari arah Jalan Suryo menuju Jalan Wolter Mongonsidi. Sementara itu, kendaraan dari arah Mampang yang hendak menuju kawasan Blok M diarahkan melewati Jalan Warung Buncit Raya.
Selain itu, kendaraan yang datang dari simpang Rasuna Said langsung diarahkan menuju Warung Buncit agar tidak terjadi penumpukan di area persimpangan.
"Para pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati, mematuhi arahan petugas di lapangan, atau menggunakan rute alternatif lain guna menghindari titik-titik kepadatan tersebut," ucapnya.
Sementara itu, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan juga mengimbau masyarakat menghindari ruas Jalan Kapten Tendean menuju Blok M selama proses evakuasi truk yang tersangkut di JPO Tendean.
Baca Juga: Imbas Truk Crane Tabrak JPO di Tendean, Jalur Mampang-Blok M Ditutup dan Dialihkan
"Selama proses evakuasi mulai pukul 10.00, arus kendaraan menuju Blok M akan dialihkan. Kendaraan dari arah timur dialihkan di depan Polsek Mampang, sedangkan kendaraan dari Warung Buncit diarahkan melalui Underpass Mampang menuju Jalan Gatot Subroto," kata Kepala Sudin Perhubungan Jakarta Selatan, Bernad Octavianus.
Bernad menjelaskan benturan truk dengan JPO menyebabkan kerusakan serius. Salah satu tiang penyangga jembatan terlepas dari fondasinya sehingga struktur tersebut harus segera dievakuasi demi menjaga keselamatan pengguna jalan.
Selama proses evakuasi berlangsung, sebanyak 20 personel Sudin Perhubungan Jakarta Selatan disiagakan di sejumlah titik untuk mengatur arus kendaraan sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi.
(Sumber: Antara)
Petugas berhasil evakuasi truk pengangkut alat berat yang tersangkut di jembatan penyeberangan orang (JPO) Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Selasa, 14 Juli 2026 (Antara)