Asrama Sekolah Rakyat Bentuk Karakter dan Disiplin Siswa

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Jul 2026, 12:30
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Kepala Sekolah Rakyat. Kepala Sekolah Rakyat. (dok)

Ntvnews.idKupangSekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 19 Kupang menjadi Sekolah Rakyat pertama di Nusa Tenggara Timur sekaligus menjadi tempat belajar bagi 100 siswa angkatan pertama yang berasal dari keluarga Desil 1 dan Desil 2. Melalui konsep pendidikan berasrama, program ini tidak hanya memberikan akses pendidikan yang berkualitas, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, serta kebiasaan positif sebagai bekal bagi masa depan peserta didik.

Bagi para guru, perubahan karakter menjadi salah satu capaian paling nyata yang dirasakan sejak program ini berjalan. Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, baik di lingkungan sekolah maupun asrama, membuat siswa perlahan mampu beradaptasi dengan kehidupan yang lebih disiplin dan terarah.

Guru SRMP 19 Kupang, Alfonsa Telmi Juita, yang lebih akrab dipanggil Juita, mengatakan sebagian besar siswa datang dengan latar belakang dan pengalaman hidup yang berbeda. Saat pertama kali masuk sekolah, banyak di antara mereka yang belum terbiasa menjalani kehidupan berasrama maupun menerapkan disiplin dalam kesehariannya.

"Ketika awal masuk, anak-anak belum terbiasa hidup berasrama. Disiplinnya juga masih sangat kurang. Namun setelah hampir satu tahun, perubahan mereka sangat terlihat. Sekarang mereka lebih disiplin, saling mendukung, dan berkembang bersama," ujarnya.

Baca JugaKemenko PM Pastikan Sekolah Rakyat di Kupang Siap Beroperasi, Perluas Akses Pendidikan bagi Keluarga Miskin

Menurut Juita, pembentukan karakter dilakukan melalui kolaborasi antara guru dan para pendamping asrama atau Bapak dan Mama Wali Asuh. Pendampingan tidak berhenti setelah jam pelajaran selesai, tetapi terus berlanjut hingga kegiatan siswa di asrama sehingga proses pembinaan berlangsung secara menyeluruh.

"Kami bekerja sama dengan para pendamping asrama untuk mendidik dan membimbing anak-anak. Jadi, pendidikan mereka tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga berlanjut di asrama," katanya.

Selain membangun disiplin, sekolah juga memberikan pendampingan khusus kepada siswa yang masih mengalami kesulitan dalam kemampuan dasar, seperti membaca, menulis, dan berhitung. Setiap siswa mendapatkan perhatian sesuai dengan kebutuhannya agar tidak tertinggal dari teman-teman lainnya.

"Pada awal program, kami memetakan kemampuan setiap anak. Masih ada yang belum bisa membaca, menulis, maupun berhitung. Karena itu, kami memberikan pendampingan khusus setiap hari, baik di sekolah maupun di asrama," jelas Juita.

Baca JugaSendiri di Tengah Perbedaan, Siswi Berhijab Ini Menemukan Rumah Baru di Sekolah Rakyat Kupang

Perubahan tersebut mulai terlihat tidak hanya dari sikap siswa di lingkungan sekolah, tetapi juga saat mereka kembali ke rumah. Menurut Juita, banyak orang tua yang menyampaikan apresiasi karena melihat kebiasaan positif yang mulai terbentuk pada diri anak-anak mereka.

"Ketika orang tua datang berkunjung, mereka mengucapkan terima kasih. Hampir semua anak mengalami perubahan. Kebiasaan-kebiasaan yang sebelumnya kurang baik saat di rumah, sekarang sudah mulai ditinggalkan," tuturnya.

Baginya, perubahan tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya diukur dari pencapaian akademik, tetapi juga dari tumbuhnya karakter, rasa tanggung jawab, dan kepercayaan diri dalam diri setiap peserta didik. Melalui pembiasaan hidup disiplin dan lingkungan yang mendukung, para siswa mulai berani bermimpi serta memiliki keyakinan mereka mampu meraih masa depan yang lebih baik.

Juita berharap proses pembinaan karakter yang telah dibangun di Sekolah Rakyat dapat terus berlanjut hingga para siswa menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Menurutnya, keberhasilan program ini akan semakin bermakna apabila mampu mengantarkan anak-anak untuk terus berkembang, meraih prestasi, dan mewujudkan cita-cita mereka.

Kisah perubahan karakter para siswa di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 19 Kupang dapat disaksikan melalui Podcast Sinergi Indonesia di kanal YouTube Badan Komunikasi Pemerintah RI.

TERKINI

Load More
x|close