Ntvnews.id, Malang - Presiden Prabowo Subianto mencairkan suasana saat menyampaikan pidato dalam acara Panen Raya bersama TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat, 17 Juli 2026. Candaan itu muncul ketika Prabowo menyapa sejumlah perwakilan asosiasi petani yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Momen bermula saat Prabowo memperkenalkan Ketua Dewan Pembina Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI), Muhammad Arum Sabil. Setelah Arum berdiri dan memberi hormat sambil mengenakan topi, Prabowo memintanya melepas penutup kepala tersebut.
"Coba buka topimu," kata Prabowo.
Permintaan itu langsung memancing gelak tawa para tamu undangan setelah terlihat kepala Arum yang botak. Prabowo kemudian melontarkan gurauan bahwa dirinya juga mulai mengalami kebotakan.
"Enggak apa-apa. Saya, saya juga mulai botak jadi saya pakai kopiah. Mikirin petani tebu ya botak," kelakar Prabowo.
Baca Juga: Prabowo: Indonesia Tak Mau Jadi Bangsa Santai, Harus Bangkit dengan Kekuatan Sendiri
Setelah itu, Prabowo melanjutkan menyapa sejumlah perwakilan organisasi lainnya, di antaranya Ketua Asosiasi Produsen Spiritus dan Etanol Indonesia Giovani, Pengurus Bidang Hukum dan Advokasi Kontak Tani Nelayan Andalan Ahmad Prayogo, Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Gula Indonesia Yonathan, serta Ketua Umum Asosiasi Petani Tebu Republik Indonesia Fakhruddin Rosyid.
Suasana kembali riuh saat Prabowo memanggil perwakilan Kelompok Tani Tebu Jawa Timur, Abdul Mujib. Melihat Abdul juga berkepala botak, Prabowo kembali melempar candaan.
"Ini anak buahnya Arum. Kok wajib botak semua ya? Pengurus Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia harus botak semua ya?," ujar Prabowo lagi.
Tak lama kemudian, Prabowo menyapa perwakilan kelompok tani padi dari Jawa Timur. Setelah melihat penampilannya, ia kembali berkomentar dengan nada bercanda.
"Perwakilan kelompok tani padi Jawa Timur, Saudara Ngateman. Oh, enggak, enggak botak. Oke, terima kasih," sambung dia.
Panen Raya bersama TNI tersebut digelar secara serentak di 43 daerah di seluruh Indonesia. Kegiatan itu meliputi panen tebu yang didampingi TNI Angkatan Udara di delapan lokasi, panen padi oleh TNI Angkatan Darat di 31 lokasi, serta panen kedelai yang didampingi TNI Angkatan Laut di empat lokasi.
Prabowo Subianto di Panen Raya (Istimewa)