Ntvnews.id, Washington - Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap Iran pada Rabu, 29 Juli 2026, malam. Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyebut langkah tersebut diambil sebagai balasan atas dugaan percobaan serangan Iran terhadap pasukan AS yang berada di kawasan Timur Tengah.
Melalui unggahan di media sosial X, CENTCOM menyatakan bahwa operasi militer dimulai pada pukul 20.00 waktu setempat atau Kamis, 30 Juli 2026, pukul 07.00 WIB.
"Pasukan AS mulai melancarkan serangan terhadap Iran pada pukul 20:00 ET hari ini (Kamis, pukul 07:00 WIB). Serangan tersebut merupakan respons keras atas upaya serangan Iran terhadap pasukan AS di Timur Tengah kemarin," kata CENTCOM melalui media sosial X.
Baca Juga: AS Serang Iran Habis-habisan, Trump Tepati Ancaman Balas Serangan ke Pasukan Amerika
Serangan tersebut dilakukan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya berjanji akan memberikan respons tegas menyusul insiden drone yang menghantam sebuah kapal tanker LNG milik AS di Mesir.
"Kami akan menghantam mereka dengan sangat keras, karena sekarang giliran kami yang menyerang mereka. Mereka tahu balasan kami akan datang," kata Trump.
Hubungan Iran dan Amerika Serikat kembali memanas dalam beberapa pekan terakhir. Setelah serangan yang dilancarkan AS ke wilayah Iran, Teheran merespons dengan menyerang sejumlah fasilitas serta instalasi militer milik Amerika Serikat di berbagai negara kawasan Teluk.
(Sumber: Antara)
Arsip - Sisa bangunan Sekolah Dasar Shajarat al-Tayyiba akibat bom hingga menewaskan 168 siswa di Kota Minab, Iran (Antara)