Prabowo Perintahkan Uji Coba Produksi Massal Tepung Pemadam Karhutla

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Agu 2026, 16:22
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden Prabowo Subianto Presiden Prabowo Subianto (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto meminta dilakukan uji coba produksi dalam skala besar terhadap inovasi tepung berbahan dasar ubi atau singkong yang dapat digunakan untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Instruksi tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin rapat penanganan karhutla di Palembang, Sumatera Selatan, Senin, 24 Agustus 2026. Ia tertarik dengan inovasi tersebut dan meminta agar produksinya dikembangkan untuk mengetahui efektivitasnya dalam menangani kebakaran.

"Menarik sekali itu bahan bakunya dari ubi, dari singkong. Wah coba diproduksi dalam skala besar ya. Ajukan biaya untuk produksinya ya, kita usahakan semua upaya," kata Prabowo saat memimpin rapat penanganan karhutla, Palembang, Senin.

Prabowo bahkan membayangkan inovasi tersebut dapat menjadi alternatif dalam operasi pemadaman dari udara. Ia membandingkannya dengan metode water bombing yang selama ini menggunakan air.

"Berarti yang kita water bomb bukan water bomb ya ubi bombing. Hah? Ya kalau satu heli MI-17 bisa berapa ton? 4 ton water bombing. Mungkin 4 ton ubi serbuk atau ubi apa tepung ini kita uji coba efektif luasnya berapa ya," imbuh Prabowo.

Gagasan mengenai tepung pemadam kebakaran tersebut sebelumnya disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam rapat. Ia menyampaikan inovasi itu ketika menjawab pertanyaan Presiden mengenai metode alternatif penanganan karhutla selain menggunakan air.

Baca Juga: Prabowo Siapkan 500 Mesin dan Selang Sumur Bor untuk Tangani Karhutla Sumsel

"Ada sejenis zat yang menggunakan bahan baku utama dari tepung yang bisa digunakan untuk mencegah Pak jadi kalau disemprot dengan alat dengan zat tersebut itu dia bisa mencegah agar antara api O2 dan CO2 itu bisa terpisah Pak," ucap Listyo.

Menurut Listyo, inovasi tersebut berpeluang dikembangkan dalam kapasitas produksi yang lebih besar. Namun, diperlukan penelitian dan pengembangan lebih lanjut untuk memastikan efektivitasnya.

Ia menjelaskan bahan tersebut dapat digunakan sebagai upaya pencegahan sekaligus untuk menangani api pada tahap awal.

"Tapi kalau misalkan luasannya atau size dari jumlah tepung tersebut juga cukup mungkin api dalam bentuk sedang atau besar juga bisa," ujarnya.

"Tepung itu Pak, tepung dari ubi Pak," imbuh dia.

Dalam rapat tersebut, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis menyampaikan bahwa teknologi tepung tersebut merupakan inovasi yang ditemukan oleh anggota Babinsa di Lubuklinggau.

Meski demikian, produksi tepung pemadam tersebut saat ini masih terbatas karena kapasitas produksinya belum besar. Oleh sebab itu, pengembangan dalam skala lebih luas dinilai perlu dilakukan apabila inovasi tersebut terbukti efektif.

"Memang kapasitas produksinya masih kecil bapak. Kalau memang ada ini kami akan coba secara besar sehingga nanti ini juga sudah disampaikan kepada BNPB," kata Darwis.

Prabowo kemudian meminta agar inovasi tersebut segera diuji dalam skala lebih besar. Hasil pengujian diharapkan dapat menunjukkan sejauh mana tepung berbahan ubi tersebut efektif digunakan untuk mencegah maupun memadamkan karhutla.

HIGHLIGHT

x|close