Tim SAR Perluas Area Pencarian Kapal Pembawa Rombongan Jurnalis di Krakatau

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 9 Sep 2026, 13:44
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Personel Basarnas Banten bersama personel Ditpolairud bersiap untuk operasi SAR hari kedua kapal penumpang hilang kontak di Dermaga Marina Lippo Carita, Pandeglang, Banten, Rabu, 9 September 2026. Basarnas menggelar operasi hari kedua pencarian kapal cepat yang membawa rombongan jurnalis termasuk seorang pewarta foto LKBN Antara yang dilaporkan hilaawan)ng kontak di perairan Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau Personel Basarnas Banten bersama personel Ditpolairud bersiap untuk operasi SAR hari kedua kapal penumpang hilang kontak di Dermaga Marina Lippo Carita, Pandeglang, Banten, Rabu, 9 September 2026. Basarnas menggelar operasi hari kedua pencarian kapal cepat yang membawa rombongan jurnalis termasuk seorang pewarta foto LKBN Antara yang dilaporkan hilaawan)ng kontak di perairan Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Upaya pencarian delapan penumpang kapal cepat yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, diperluas oleh Tim SAR pada hari kedua operasi. Salah satu penumpang yang masih dicari merupakan pewarta foto ANTARA yang sedang melakukan peliputan Gunung Anak Krakatau.

Deputi Operasi Basarnas Edy Prakoso mengatakan pencarian pada Rabu, 9 September 2026, dilakukan dengan memperluas jangkauan penyisiran. Tim dibagi menjadi empat Search and Rescue Unit (SRU) agar wilayah yang dapat dipantau semakin luas.

"Operasi SAR hari kedua dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan melibatkan sejumlah unsur SAR serta dukungan penuh sarana laut dan udara," kata dia.

Menurut Edy, masing-masing SRU memiliki wilayah penyisiran yang telah ditentukan. SRU 1 menggunakan KN SAR Tetuka 247 dengan jarak pencarian mencapai 68,3 nautical mile (NM).

Sementara itu, SRU 2 mengoperasikan KAL Anyer untuk menyisir wilayah sejauh 69,5 NM. SRU 3 menggunakan RIB 01 Lampung dengan jangkauan 67 NM.

Adapun SRU 4 mengerahkan RIB 02 Banten untuk melakukan penyisiran secara khusus di sekitar Pulau Rakata dan Pulau Panjang.

Baca Juga: Tim SAR Gabungan Perluas Area Pencarian Speed Boat Wartawan yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Selain armada tersebut, operasi pencarian turut didukung KP Sanjaya dan RIB 03 Lampung. Tim juga menyiapkan rescue car, truk personel, serta drone thermal yang digunakan untuk membantu pemantauan dari udara, termasuk mendeteksi suhu tubuh.

Peralatan medis dan sarana komunikasi darurat turut disiapkan untuk mendukung pelaksanaan operasi.

Delapan orang yang masih dalam pencarian terdiri atas tiga kru kapal dan lima jurnalis. Tiga kru tersebut yakni Warta (55) selaku kapten, Surakman (60) sebagai ABK, dan Heriyanto (49) yang bertugas sebagai guide.

Sementara lima jurnalis yang berada dalam kapal tersebut ialah M. Bagus Khoirunnas dari Kantor Berita ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, serta Donal yang merupakan pewarta lepas.

Operasi pencarian melibatkan personel gabungan dari Kantor SAR Banten, Unit SAR Pandeglang, Kantor SAR Lampung, TNI-Polri, pemerintah daerah, Balawista, hingga nelayan di sekitar lokasi.

Kondisi cuaca di wilayah pencarian pada Rabu, 9 September 2026, dilaporkan cerah berawan. Angin bergerak dari arah selatan menuju utara dengan kecepatan 14 knot, sedangkan tinggi gelombang laut berada pada kisaran 0,4 hingga 1 meter dan dinilai relatif kondusif.

Baca Juga: SAR Banten Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Basarnas mengajak masyarakat yang berada di wilayah pesisir, nelayan, serta pengguna transportasi laut di kawasan Selat Sunda untuk membantu memberikan informasi jika menemukan tanda-tanda keberadaan kapal atau para penumpang yang masih dicari.

(Sumber: Antara)

x|close